Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Spesifikasi Penyampaian Informasi (IDS)

IDS mendukung para profesional di industri aset bangunan dengan menyediakan format untuk mendefinisikan dan memeriksa persyaratan BIM secara otomatis dalam alat yang dipilih.

Apa itu IDS?

IDS, atau Spesifikasi Penyampaian Informasi, merupakan pendekatan visioner yang diusulkan oleh buildingSMART untuk mendefinisikan dan menukar kebutuhan informasi dalam alur kerja BIM.

Sebelumnya, koordinator BIM harus secara manual membuat aturan informasi di dalam alat BIM mereka, yang dapat meningkatkan risiko kesalahan dan biaya.

Dengan adanya file IDS, verifikasi model dapat dilakukan lebih cepat dan otomatis. File IDS adalah format standar yang dapat dibaca oleh mesin, memungkinkan alat-alat seperti Solibri untuk secara otomatis memeriksa dan memverifikasi apakah model BIM sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam file IDS.

Saat ini, IDS berada pada versi 0.9.6, dengan versi 1.0 yang direncanakan akan dirilis pada Maret 2024.

Mengapa IDS Itu Penting?

Secara singkat, IDS memberikan solusi bagi para profesional di industri aset bangunan dengan menciptakan format yang memungkinkan penentuan dan verifikasi otomatis terhadap kebutuhan BIM dalam alat yang dipilih.

Keunggulan IDS terletak pada kemampuannya untuk memastikan bahwa informasi yang diperlukan terdapat dalam model. Ini berarti informasi tersebut juga tersedia untuk pemangku kepentingan lain, memungkinkan pelaksanaan tugas-tugas seperti pemeriksaan kualitas mendalam, ITO, atau klasifikasi tanpa risiko informasi yang hilang yang dapat menghambat proses tersebut.

Dengan menggunakan file IDS, pengguna dapat memiliki kontrol lebih besar atas apa yang ingin atau perlu diperiksa, termasuk, namun tidak terbatas pada:

– Properti (kuantitas dan atribut)

– Material

– Klasifikasi

– Jenis entitas

– Ketergantungan objek

Catatan: Saat ini, IDS tidak dapat mendefinisikan detail intrinsik dari geometri.

Keuntungan Menggunakan IDS

IDS meningkatkan kesepakatan dan berbagi persyaratan BIM di berbagai tingkat, mulai dari tingkat nasional hingga spesifik proyek. IDS memfasilitasi komunikasi persyaratan informasi secara digital kepada semua pihak terkait. Dengan format yang dapat dibaca mesin, para pemangku kepentingan tidak perlu lagi menafsirkan persyaratan dari daftar atau spreadsheet, melainkan dapat langsung mengimpornya ke dalam perangkat lunak BIM mereka. Standar ini mempercepat proses validasi kepatuhan model dan meningkatkan kepercayaan serta pemanfaatan data dalam BIM, dengan memungkinkan persyaratan informasi didefinisikan, dikelola, dan didistribusikan secara terpusat.

Dengan demikian, IDS menghasilkan penghematan waktu, mengurangi kesalahan, dan memperbaiki komunikasi antara para pemangku kepentingan.

IDS dan IFC

File IDS dirancang untuk keterbacaan dan interpretasi mesin yang optimal. Meskipun IDS dapat menentukan data apa pun dalam industri aset bangunan, strukturnya mengikuti standar data Industry Foundation Classes (IFC).

Meskipun spesifikasi ini dapat digunakan untuk data non-IFC, IDS secara alami beroperasi seiring dengan IFC.

IDS dalam Alur Kerja BIM

Dalam konteks BIM, semua data model harus mematuhi format dan penempatan yang spesifik. IDS berfungsi sebagai kerangka kerja terstruktur yang mengatur jenis, format, dan detail pertukaran informasi di antara pihak-pihak yang terlibat dalam proyek konstruksi atau infrastruktur. Kerangka kerja ini memandu pembuatan, pengelolaan, dan berbagi informasi sepanjang siklus hidup proyek.

Komponen Utama IDS

Kebutuhan Data: Spesifikasi ini merinci data yang diperlukan untuk tahap atau tugas proyek tertentu. Spesifikasi dirancang agar mudah dipahami oleh manusia dan sangat terstruktur agar perangkat lunak komputer dapat memeriksa kebutuhan informasi secara otomatis dan akurat.

  Spesifikasi ini dibagi menjadi tiga bagian terpisah:

  –Deskripsi : Mengapa spesifikasi ini penting bagi proyek dan petunjuk tentang bagaimana mencapainya.

  –Keterapan :Jenis objek apa yang berlaku untuk spesifikasi ini? Misalnya, dinding, pintu, jendela (objek dalam model IFC).

  –Kebutuhan : Informasi yang diperlukan untuk objek yang disebutkan di bagian 2, seperti klasifikasi atau atribut.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai solibri, silahkan hubungi solibri@ilogoindonesia.id