Skip to content
  • Beranda
  • Produk
    • Solibri Office
    • Solibri Site
    • Solibri Anywhere
    • Solibri Inside
  • Blog
  • Hubungi Kami
placeholder-661-1-1.png
  • Beranda
  • Produk
    • Solibri Office
    • Solibri Site
    • Solibri Anywhere
    • Solibri Inside
  • Blog
  • Hubungi Kami

Tag: solibri indonesia

Juni 5, 2026Juni 5, 2026

Pentingnya Mendesain Bangunan yang Ramah Akses Sejak Awal

Dalam dunia desain dan konstruksi, mengatur tata letak ruangan sering kali menjadi pekerjaan yang cukup menantang. Setelah semua elemen ditempatkan dengan rapi dan sesuai konsep, terkadang muncul masalah yang tidak terduga: ukuran ruang ternyata belum memenuhi standar aksesibilitas yang diwajibkan. Mungkin hanya kurang beberapa sentimeter atau sudut kemiringan yang sedikit melenceng. Namun dalam standar aksesibilitas, perbedaan kecil seperti itu dapat membuat sebuah desain dinyatakan tidak memenuhi aturan. Karena itulah aksesibilitas tidak boleh dianggap sebagai fitur tambahan. Di banyak negara, termasuk Amerika Serikat, aksesibilitas merupakan kewajiban hukum yang harus dipenuhi dalam setiap proyek bangunan. Mengapa Aksesibilitas Sangat Penting? Aksesibilitas adalah kemampuan sebuah bangunan untuk digunakan oleh semua orang, termasuk penyandang disabilitas, pengguna kursi roda, lansia, maupun orang dengan keterbatasan mobilitas lainnya. Tujuan utama aksesibilitas adalah memastikan setiap orang dapat masuk, bergerak, dan menggunakan fasilitas bangunan dengan aman dan nyaman. Sayangnya, dalam banyak proyek konstruksi, pemeriksaan aksesibilitas masih sering dilakukan di tahap akhir desain. Padahal pendekatan ini sangat berisiko. Menurut Niknaz Aftahi, CEO dan Founder aec+tech, proyek terbaik adalah proyek yang menjadikan aksesibilitas sebagai bagian utama dari proses desain sejak awal, bukan sekadar pemeriksaan kepatuhan menjelang akhir proyek. Risiko Jika Pemeriksaan Dilakukan Terlambat Kesalahan terkait aksesibilitas yang ditemukan di akhir proyek sering kali menyebabkan pekerjaan ulang atau rework. Misalnya, sebuah toilet ternyata tidak memiliki ruang putar yang cukup untuk pengguna kursi roda. Untuk memperbaikinya, tim desain mungkin harus memindahkan dinding, mengubah tata letak pipa, bahkan menyesuaikan struktur bangunan. Masalah yang awalnya terlihat kecil dapat memengaruhi banyak disiplin pekerjaan sekaligus. Akibatnya, proyek bisa mengalami: Keterlambatan jadwal Penambahan biaya konstruksi Pemborosan material Gangguan koordinasi antar tim Risiko gagal mendapatkan izin bangunan Selain itu, proyek yang tidak memenuhi standar aksesibilitas juga dapat menghadapi masalah hukum, inspeksi yang gagal, hingga menurunkan reputasi perusahaan. Para ahli memperkirakan biaya rework pada proyek konstruksi dapat mencapai 2–20% dari nilai kontrak proyek. Semakin terlambat masalah ditemukan, semakin besar pula biaya yang harus dikeluarkan. Standar Aksesibilitas yang Perlu Diketahui Di Amerika Serikat, salah satu regulasi paling penting adalah ADA (Americans with Disabilities Act). Undang-undang ini mengatur berbagai persyaratan agar bangunan dapat diakses oleh semua orang. Beberapa contoh persyaratan yang umum meliputi: Jalur sirkulasi minimum 36 inci (sekitar 91 cm) Area putar kursi roda berdiameter 60 inci (sekitar 152 cm) Kemiringan ramp maksimum 1:12 Toilet yang dapat diakses pengguna kursi roda Jalur masuk yang mudah diakses Area pelayanan dan loket yang ramah disabilitas Selain ADA, terdapat juga standar lain seperti ANSI A117.1 dan International Building Code (IBC) yang sering digunakan sebagai acuan dalam proses perizinan bangunan. Untuk proyek tertentu, regulasi tambahan juga bisa berlaku, misalnya untuk bangunan pemerintah, perumahan, atau proyek yang menggunakan dana federal. Cara Mendesain Bangunan yang Lebih Ramah Akses 1. Pastikan Jalur Sirkulasi Benar-Benar Dapat Digunakan Membuat koridor yang cukup lebar saja tidak cukup. Pengguna kursi roda juga membutuhkan ruang untuk berputar, bermanuver, dan bergerak tanpa hambatan. Saat mendesain bangunan, pastikan tersedia: Ruang bebas di depan toilet dan wastafel Area putar yang cukup Koridor yang tidak terhalang pagar, furnitur, atau bukaan pintu Dengan melakukan pemeriksaan sejak awal, tim desain dapat memastikan jalur yang dibuat benar-benar nyaman digunakan oleh semua orang. 2. Perhatikan Desain Pintu Pintu merupakan salah satu elemen yang paling sering menimbulkan masalah aksesibilitas. Bukan hanya lebar pintu yang penting, tetapi juga: Arah bukaan pintu Posisi gagang pintu Ruang bebas saat pintu dibuka Ketinggian jendela pada daun pintu Jika tidak diperhatikan dengan baik, pintu yang terlihat normal bisa saja sulit digunakan oleh pengguna kursi roda atau penyandang disabilitas lainnya. 3. Rancang Ramp dengan Benar Jika suatu jalur memiliki kemiringan tertentu, maka jalur tersebut dapat dikategorikan sebagai ramp dan harus memenuhi berbagai persyaratan tambahan. Ramp yang baik tidak hanya memiliki kemiringan yang sesuai, tetapi juga harus dilengkapi dengan: Area datar di bagian atas dan bawah Handrail atau pegangan tangan Pelindung tepi Lebar yang memadai Kesalahan pada desain ramp sering kali memerlukan perubahan besar pada struktur bangunan dan area sekitarnya. Peran BIM dalam Pemeriksaan Aksesibilitas Saat ini, teknologi BIM (Building Information Modeling) memungkinkan tim proyek memeriksa aksesibilitas sejak tahap desain. Melalui BIM, berbagai aspek seperti lebar koridor, ruang putar kursi roda, kemiringan ramp, hingga ukuran pintu dapat diperiksa secara otomatis sebelum konstruksi dimulai. Pendekatan ini jauh lebih efektif dibandingkan pemeriksaan manual karena mampu mendeteksi masalah lebih cepat dan lebih akurat. Software seperti Solibri menyediakan fitur pemeriksaan berbasis aturan (rule-based checking) yang dapat memvalidasi model BIM terhadap standar aksesibilitas yang berlaku. Dengan cara ini, tim proyek dapat mengurangi risiko kesalahan, menghemat biaya, dan meningkatkan kualitas desain secara keseluruhan. Kesimpulan Aksesibilitas bukan sekadar memenuhi regulasi, tetapi juga memastikan bangunan dapat digunakan oleh semua orang tanpa hambatan. Semakin awal persyaratan aksesibilitas diterapkan dalam proses desain, semakin kecil risiko terjadinya perubahan besar dan biaya tambahan di kemudian hari. Dengan memanfaatkan BIM dan alat validasi otomatis seperti Solibri, tim desain dapat memeriksa kepatuhan terhadap standar aksesibilitas secara berkelanjutan sejak awal proyek. Hasilnya adalah bangunan yang lebih aman, lebih inklusif, dan lebih berkualitas bagi seluruh penggunanya. solibri Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi solibri. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Read More
Juni 5, 2026Juni 5, 2026

Solibri Luncurkan Platform Baru untuk Meningkatkan Kualitas dan Kepatuhan Model BIM

Solibri resmi memperkenalkan generasi terbaru platformnya yang dirancang untuk membantu perusahaan konstruksi dan desain bangunan memastikan kualitas model BIM (Building Information Modeling) menjadi lebih baik dan sesuai dengan berbagai standar yang berlaku. Bersamaan dengan peluncuran ini, Solibri juga mengumumkan bahwa beberapa produk lamanya, seperti Solibri Office, Solibri CheckPoint, Solibri Site, dan Solibri Anywhere, akan memasuki status produk legacy atau produk lama yang secara bertahap akan digantikan oleh platform baru. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam perkembangan Solibri sebagai salah satu solusi terdepan untuk validasi model BIM, pemeriksaan kualitas data, dan kepatuhan terhadap standar konstruksi digital. Industri Konstruksi Semakin Digital Dalam beberapa tahun terakhir, industri konstruksi mengalami perubahan besar. Jika dahulu model BIM hanya digunakan untuk koordinasi desain antar disiplin, kini perannya jauh lebih luas. Model BIM tidak hanya menjadi representasi visual bangunan, tetapi juga menjadi sumber data penting yang digunakan untuk perencanaan, konstruksi, serah terima proyek, hingga operasional bangunan. Karena itu, perusahaan membutuhkan cara yang lebih terstruktur untuk memastikan bahwa informasi di dalam model BIM benar, lengkap, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Menurut CEO Solibri, Ville Kyytsönen, perkembangan industri yang semakin berbasis data membuat pelanggan membutuhkan solusi yang dapat menjamin kualitas model dan keandalan informasi dalam setiap proyek. Melalui platform baru ini, Solibri menyatukan berbagai solusi yang sebelumnya terpisah ke dalam satu ekosistem sehingga pengembangan fitur baru, termasuk teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI), dapat dilakukan lebih cepat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi pengguna. Satu Platform untuk Seluruh Siklus Hidup Bangunan Platform baru Solibri dirancang untuk mendukung seluruh tahapan proyek konstruksi, mulai dari desain awal hingga operasional bangunan setelah selesai dibangun. Platform ini membantu pengguna melakukan: Pemeriksaan kualitas model BIM Validasi data dan informasi bangunan Pemeriksaan kepatuhan terhadap regulasi Pengelolaan standar model dalam organisasi Kolaborasi antar tim dan pemangku kepentingan Dengan kata lain, Solibri tidak lagi hanya berfungsi sebagai alat pemeriksa model, tetapi juga sebagai platform pengelolaan kualitas informasi bangunan secara menyeluruh. Empat Tingkatan Solibri Baru Untuk menyesuaikan kebutuhan berbagai jenis organisasi, Solibri menghadirkan empat paket utama: 1. Solibri Starter Paket dasar yang cocok untuk pengguna individu yang ingin melakukan pemeriksaan model BIM dan menemukan masalah sejak tahap awal. 2. Solibri Essential Ditujukan bagi tim proyek yang membutuhkan koordinasi model yang lebih baik dan proses validasi yang lebih terstruktur. 3. Solibri Advanced Menyediakan fitur pemeriksaan yang lebih mendalam untuk memastikan kualitas data dan kepatuhan terhadap berbagai persyaratan proyek. 4. Solibri Premium Paket paling lengkap yang mendukung pengelolaan standar validasi dan kualitas model di tingkat organisasi maupun portofolio proyek. Dengan pilihan ini, perusahaan dapat memilih solusi yang sesuai dengan tingkat kematangan digital dan kebutuhan bisnis mereka. Menggabungkan Desktop dan Cloud Salah satu keunggulan platform baru Solibri adalah kemampuannya menggabungkan lingkungan kerja desktop dan cloud dalam satu sistem yang terintegrasi. Pengguna dapat melakukan pemeriksaan model secara detail melalui aplikasi desktop, sementara koordinasi, komunikasi, dan tindak lanjut hasil pemeriksaan dapat dilakukan melalui platform berbasis web. Pendekatan ini membuat proses kolaborasi menjadi lebih mudah, terutama ketika anggota tim bekerja dari lokasi yang berbeda atau berasal dari perusahaan yang berbeda. Menurut CTO Solibri, Sami Mikkonen, kombinasi antara analisis model yang canggih dan alur kerja kolaboratif memungkinkan organisasi menerapkan standar kualitas model yang konsisten di seluruh proyek mereka. Mendukung Perjalanan Transformasi Digital Setiap organisasi biasanya memiliki tingkat kematangan BIM yang berbeda-beda. Sebagian baru memulai dengan pemeriksaan model sederhana, sementara yang lain sudah menerapkan validasi data tingkat lanjut dan pengelolaan standar organisasi. Solibri merancang platform baru ini agar dapat mendukung seluruh tahapan perkembangan tersebut, mulai dari: Identifikasi masalah dalam model Koordinasi antar disiplin Validasi informasi dan data Pemeriksaan kepatuhan regulasi Pengelolaan standar organisasi Pengawasan kualitas model pada banyak proyek sekaligus Dengan demikian, perusahaan tidak perlu berpindah platform ketika kebutuhan mereka berkembang di masa depan. Solibri Security+ untuk Lingkungan Berkeamanan Tinggi Selain platform utama, Solibri juga menghadirkan Solibri Security+. Solusi ini dirancang khusus untuk proyek-proyek yang memiliki persyaratan keamanan tinggi, seperti sektor pertahanan, pemerintahan, dan infrastruktur kritis. Sistem ini dapat dijalankan pada lingkungan yang terisolasi dari internet (air-gapped environment), sehingga data proyek tetap aman dan terkendali. Produk Lama Akan Tetap Didukung Meskipun Solibri memperkenalkan platform baru, pengguna lama tidak perlu khawatir. Produk seperti Solibri Office, Solibri CheckPoint, Solibri Site, dan Solibri Anywhere masih dapat digunakan sesuai dengan perjanjian yang berlaku saat ini. Solibri juga akan terus memberikan dukungan selama masa transisi dan membantu pelanggan menentukan waktu yang tepat untuk beralih ke platform baru. Manfaat bagi Industri Konstruksi Dengan menemukan kesalahan sejak tahap desain, Solibri membantu perusahaan mengurangi pekerjaan ulang (rework) yang sering kali memakan biaya besar. Selain itu, kualitas data yang lebih baik memungkinkan koordinasi antar tim menjadi lebih lancar, meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, dan menghasilkan bangunan yang lebih berkualitas. Platform terbaru ini juga memperkuat fondasi penggunaan teknologi AI dalam industri konstruksi karena kecerdasan buatan membutuhkan data yang akurat dan dapat dipercaya untuk menghasilkan analisis yang tepat. Kesimpulan Peluncuran platform baru Solibri menunjukkan bagaimana industri konstruksi terus bergerak menuju era digital yang lebih matang. Dengan menggabungkan validasi model BIM, pengelolaan kualitas data, kepatuhan regulasi, dan kolaborasi dalam satu platform, Solibri membantu perusahaan membangun proses kerja yang lebih efisien dan terstandarisasi. Bagi organisasi yang ingin meningkatkan kualitas proyek, mengurangi risiko kesalahan, dan memanfaatkan teknologi BIM secara maksimal, platform baru Solibri menjadi langkah penting menuju masa depan konstruksi yang lebih cerdas, terhubung, dan berbasis data. solibri Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi solibri. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Read More
Juni 5, 2026Juni 5, 2026

Granlund Luncurkan Ekstensi Solibri untuk Memastikan Kualitas Data MEP di Finlandia

Industri konstruksi saat ini semakin mengandalkan teknologi digital untuk merancang, membangun, dan mengelola bangunan. Salah satu tantangan terbesar dalam proses digitalisasi adalah memastikan bahwa data yang digunakan oleh semua pihak memiliki format yang konsisten, akurat, dan mudah dipahami. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, perusahaan konsultan dan desain bangunan asal Finlandia, Granlund, meluncurkan ekstensi baru untuk Solibri yang dirancang khusus untuk memeriksa kualitas data MEP secara otomatis. Apa Itu MEP? MEP merupakan singkatan dari Mechanical, Electrical, and Plumbing, yaitu sistem mekanikal, kelistrikan, dan perpipaan yang menjadi bagian penting dalam sebuah bangunan. Contohnya meliputi sistem pendingin udara (AC), pompa, katup, instalasi listrik, pencahayaan, hingga jaringan air bersih dan air limbah. Dalam proyek konstruksi modern, ribuan bahkan puluhan ribu komponen MEP dimasukkan ke dalam model digital bangunan menggunakan format IFC (Industry Foundation Classes). Format ini memungkinkan berbagai aplikasi BIM (Building Information Modeling) saling bertukar data dengan mudah. Tantangan dalam Pengelolaan Data MEP Meskipun IFC sudah digunakan secara luas, banyak proyek masih menghadapi masalah karena standar penamaan dan pengisian data yang berbeda-beda. Sebagai contoh, sebuah pompa dapat diberi nama atau atribut yang berbeda oleh setiap perusahaan atau proyek. Ketidakkonsistenan ini menyebabkan berbagai masalah, seperti kesalahan interpretasi data, kesulitan saat proses estimasi biaya, hingga hambatan dalam pengelolaan bangunan setelah konstruksi selesai. Pemeriksaan manual terhadap ribuan objek MEP tentu membutuhkan waktu yang sangat lama dan berisiko menimbulkan kesalahan. Oleh karena itu, diperlukan solusi otomatis yang dapat memverifikasi kualitas data secara cepat dan akurat. Solusi dari Granlund dan Solibri Granlund mengembangkan ekstensi MEP baru yang berjalan di dalam software Solibri. Solibri sendiri dikenal sebagai salah satu platform terkemuka untuk pemeriksaan model BIM dan validasi data IFC. Ekstensi ini memanfaatkan teknologi rule-based model checking atau pemeriksaan model berbasis aturan. Dengan sistem ini, setiap objek MEP dalam model IFC akan diperiksa secara otomatis berdasarkan aturan dan standar yang telah ditentukan. Jika ditemukan data yang tidak sesuai, seperti properti yang hilang, nilai yang salah, atau penamaan yang tidak mengikuti standar, sistem akan langsung memberikan peringatan kepada pengguna. Menurut Markus Järvenpää, Group Manager di Granlund, data standar yang bebas kesalahan merupakan syarat utama agar model IFC dapat memberikan manfaat maksimal bagi seluruh pihak yang terlibat dalam proyek konstruksi. Mendukung Standarisasi Nasional Finlandia Pada tahun 2023, Finlandia melalui proyek nasional RAVA3Pro berhasil menyusun standar data MEP yang dapat digunakan secara terbuka oleh seluruh industri konstruksi. Selain itu, regulasi konstruksi terbaru di Finlandia juga semakin mendorong penggunaan model IFC dan data digital yang terstandarisasi. Namun, memiliki standar saja tidak cukup. Standar tersebut harus dapat diterapkan dan diperiksa secara konsisten di lapangan. Di sinilah peran ekstensi Granlund menjadi sangat penting. Dengan adanya alat ini, standar yang sebelumnya hanya berupa dokumen panduan kini dapat diterjemahkan menjadi proses pemeriksaan otomatis yang terukur dan dapat dibuktikan kepatuhannya. Mengapa Kualitas Model Sangat Penting? Seiring meningkatnya penggunaan BIM dan digitalisasi konstruksi, model bangunan kini tidak lagi hanya berfungsi sebagai gambar desain. Model digital telah menjadi sumber informasi utama yang digunakan oleh berbagai pihak selama siklus hidup bangunan. Karena itu, kualitas model harus dijaga dengan standar yang sama ketatnya seperti dokumen kontrak atau gambar kerja tradisional. Ville Kyytsönen, CEO Solibri, menjelaskan bahwa kualitas model kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Dengan pemeriksaan otomatis berbasis standar, objek yang tidak sesuai dapat ditemukan lebih awal sehingga mengurangi risiko masalah di tahap berikutnya. Manfaat Data Terstandarisasi bagi Industri Konstruksi Ketika seluruh data MEP disusun menggunakan standar yang sama dan dapat dibaca oleh mesin, banyak manfaat yang dapat diperoleh. Pertama, kontraktor dapat langsung menggunakan model untuk menghitung biaya proyek, menyusun jadwal pekerjaan, dan mengelola proses pengadaan material. Kedua, perhitungan jejak karbon bangunan menjadi lebih akurat karena data yang digunakan sudah terstruktur dengan baik. Ketiga, data dari proyek yang telah selesai dapat digunakan sebagai referensi untuk mempercepat proses desain pada proyek berikutnya. Keempat, teknologi kecerdasan buatan (AI) dapat melakukan analisis yang lebih akurat karena memperoleh data yang konsisten dan berkualitas tinggi. Menurut Markus Järvenpää, model IFC yang berisi data terstandarisasi dapat berfungsi sebagai “kerangka utama” yang kemudian dapat diperkaya oleh berbagai pihak dengan informasi tambahan sesuai kebutuhan mereka. Ketersediaan Ekstensi Ekstensi MEP dari Granlund saat ini sudah tersedia melalui menu Extensions di dalam software Solibri dengan nama “Granlund Talotekniikka”. Solusi ini ditujukan khusus untuk proyek-proyek MEP di Finlandia yang harus memenuhi persyaratan standar data nasional dan regulasi IFC terbaru. Kesimpulan Peluncuran ekstensi MEP oleh Granlund menunjukkan bagaimana teknologi dapat membantu meningkatkan kualitas data dalam industri konstruksi. Dengan pemeriksaan otomatis berbasis aturan, perusahaan dapat memastikan bahwa setiap objek dalam model BIM memenuhi standar yang telah ditetapkan. Langkah ini tidak hanya meningkatkan kualitas desain, tetapi juga mendukung efisiensi konstruksi, pengelolaan aset, keberlanjutan, dan pemanfaatan teknologi AI di masa depan. Bagi industri konstruksi yang semakin digital, data yang akurat dan terstandarisasi akan menjadi fondasi utama untuk menciptakan proyek yang lebih efisien dan berkualitas. solibri Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi solibri. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Read More
Mei 12, 2026Mei 12, 2026

Membuka Potensi Penuh BIM dengan Format Data Terbuka

Di dunia konstruksi modern, istilah BIM atau Building Information Modeling semakin sering digunakan. Teknologi ini membantu proses desain, pembangunan, hingga pengelolaan gedung menjadi lebih terstruktur dan efisien. Namun meskipun BIM sudah digunakan selama bertahun-tahun, masih banyak perusahaan konstruksi yang belum mendapatkan manfaat maksimal dari teknologi ini. Salah satu penyebab utamanya adalah kurangnya interoperabilitas atau kemampuan berbagai software untuk saling bertukar data dengan mudah. Banyak proyek BIM masih menggunakan sistem tertutup, sehingga data hanya bisa dibuka di software tertentu saja. Akibatnya, kolaborasi antar tim menjadi sulit dan proses kerja menjadi lambat. Karena itulah konsep Open BIM atau BIM terbuka menjadi semakin penting dalam industri konstruksi saat ini. Apa Itu Open BIM? Secara sederhana, Open BIM adalah metode kerja BIM yang menggunakan format data terbuka sehingga informasi proyek dapat dibagikan ke berbagai software dan pihak yang terlibat. Dalam sistem BIM tertutup (closed BIM), seluruh data proyek biasanya hanya bisa digunakan dalam satu ekosistem software tertentu. Jika pihak lain menggunakan software berbeda, mereka harus melakukan konversi file atau bahkan membeli software tambahan agar bisa membuka data tersebut. Hal ini tentu menyulitkan banyak pihak seperti: Arsitek Insinyur struktur Kontraktor Konsultan MEP Tim manajemen proyek Pemilik gedung Sebaliknya, Open BIM memungkinkan semua pihak bekerja menggunakan software favorit masing-masing tanpa kehilangan data penting proyek. Contohnya: Arsitek menggunakan Vectorworks Insinyur struktur memakai Tekla Kontraktor memakai Navisworks Koordinator BIM menggunakan Solibri Meskipun berbeda software, semua tetap bisa bertukar informasi proyek dengan lancar. Mengapa Format Data Terbuka Sangat Penting? Dalam proyek konstruksi modern, banyak tim bekerja secara bersamaan. Jika data tidak bisa dibagikan dengan baik, maka akan muncul berbagai masalah seperti: 1. Data Terpisah-Pisah Informasi penting proyek bisa tersebar di berbagai software dan tidak saling terhubung. Misalnya, arsitek memiliki data fasad bangunan, sementara insinyur memiliki data struktur. Jika tidak digabungkan, maka risiko kesalahan desain menjadi lebih besar. 2. Kolaborasi Menjadi Sulit BIM seharusnya membantu semua tim bekerja dalam satu model proyek yang sama. Namun jika file tidak kompatibel, komunikasi antar tim menjadi terhambat. 3. Kesalahan Baru Ketahuan di Lapangan Tanpa model gabungan yang lengkap, benturan antar elemen bangunan (clash detection) sering terlambat diketahui. Contohnya: Pipa menabrak balok struktur Jalur ducting bertabrakan dengan kabel listrik Jika baru ditemukan saat pembangunan berlangsung, biaya perbaikan bisa sangat mahal. 4. Pekerjaan Manual Bertambah Tim sering harus menggambar ulang model dari software lain karena data tidak kompatibel. Ini membuang waktu dan meningkatkan risiko human error. Apa Itu IFC? Dalam Open BIM, ada satu format data yang sangat penting yaitu IFC (Industry Foundation Classes). IFC adalah standar internasional untuk pertukaran data BIM. Format ini memungkinkan model bangunan dibuka di berbagai software tanpa kehilangan informasi penting. Banyak orang mengira IFC hanya format file biasa. Padahal IFC sebenarnya adalah sistem data yang menyimpan: Geometri bangunan Material Properti objek Hubungan antar elemen Informasi teknis lainnya Dengan IFC, data proyek menjadi lebih fleksibel dan tidak tergantung pada satu vendor software saja. Standar Open BIM Lainnya Selain IFC, ada beberapa standar penting lainnya dalam dunia Open BIM: BCF (BIM Collaboration Format) Digunakan untuk berbagi masalah atau catatan koordinasi antar tim BIM. Contohnya: Benturan antar elemen Komentar revisi desain Permasalahan instalasi IDS (Information Delivery Specification) Digunakan untuk memastikan data BIM memenuhi standar informasi yang dibutuhkan proyek. COBie Standar untuk menyerahkan data bangunan kepada pemilik gedung setelah proyek selesai. gbXML Digunakan untuk analisis energi dan performa bangunan ramah lingkungan. Manfaat Open BIM bagi Proyek Konstruksi Penerapan Open BIM memberikan banyak keuntungan nyata bagi perusahaan konstruksi. 1. Koordinasi Lebih Cepat Semua data proyek dapat digabung dalam satu model terpadu sehingga konflik desain lebih mudah ditemukan sejak awal. 2. Estimasi Material Lebih Akurat Data kuantitas material dapat diambil langsung dari model BIM tanpa perhitungan manual. 3. Quality Control Lebih Baik Tim dapat melakukan pengecekan: Standar bangunan Keselamatan Aksesibilitas Regulasi pemerintah secara otomatis menggunakan software seperti Solibri. 4. Mendukung Digital Twin dan Smart Building Model BIM yang lengkap bisa digunakan untuk: Maintenance gedung Monitoring aset Renovasi masa depan Integrasi IoT dan AI Peran Solibri dalam Open BIM Salah satu software yang mendukung Open BIM adalah Solibri. Solibri fokus pada: Pemeriksaan kualitas model BIM Deteksi benturan (clash detection) Validasi data Pemeriksaan standar bangunan Software ini mendukung berbagai versi IFC seperti: IFC2x3 IFC4 IFC4.3 Karena menggunakan standar terbuka, Solibri dapat bekerja dengan berbagai software BIM lainnya. Masa Depan Open BIM Saat ini banyak negara mulai mewajibkan penggunaan Open BIM dalam proyek pemerintah, termasuk: Finlandia Inggris Norwegia Amerika Serikat Hal ini menunjukkan bahwa industri konstruksi global semakin bergerak menuju kolaborasi digital yang lebih terbuka. Di masa depan, Open BIM diperkirakan akan menjadi standar utama karena: Mempermudah kerja sama Mengurangi biaya proyek Meningkatkan kualitas bangunan Mendukung transformasi digital industri konstruksi Kesimpulan Open BIM bukan hanya tentang software, tetapi tentang bagaimana data proyek dapat digunakan bersama oleh semua pihak secara efisien. Dengan menggunakan format data terbuka seperti IFC, perusahaan konstruksi dapat: Mengurangi kesalahan proyek Mempercepat koordinasi Menghemat biaya Meningkatkan kualitas bangunan Bagi pemula di dunia BIM, memahami konsep Open BIM adalah langkah penting untuk mengikuti perkembangan industri konstruksi modern yang semakin digital dan terhubung. solibri Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi solibri. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Read More
Mei 12, 2026Mei 12, 2026

Solibri CheckPoint Terintegrasi dengan Procore: Kolaborasi dan Validasi Model BIM Secara Real-Time

Dunia konstruksi modern saat ini semakin mengandalkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi proyek. Salah satu teknologi yang berkembang pesat adalah BIM (Building Information Modeling), yaitu metode kerja digital yang memungkinkan seluruh tim proyek bekerja menggunakan model bangunan 3D yang terintegrasi. Kini, Solibri mengumumkan integrasi terbaru antara Solibri CheckPoint dan Procore. Integrasi ini menghadirkan cara kerja baru yang lebih cepat, praktis, dan efisien untuk melakukan validasi model BIM serta pengelolaan masalah proyek langsung dalam lingkungan Procore. Bagi perusahaan konstruksi, arsitek, engineer, dan kontraktor, integrasi ini menjadi langkah besar menuju proses kerja digital yang lebih modern dan minim kesalahan. Apa Itu Solibri CheckPoint? Solibri CheckPoint adalah solusi berbasis cloud yang digunakan untuk melakukan pengecekan dan validasi model BIM secara otomatis. Software ini membantu tim proyek memastikan bahwa model bangunan: Sesuai standar Bebas konflik Memenuhi aturan desain Memiliki kualitas data yang baik Solibri terkenal sebagai salah satu software BIM checking terbaik di dunia karena mampu mendeteksi masalah sejak tahap desain sebelum proyek masuk ke tahap konstruksi. Dengan deteksi dini, perusahaan dapat mengurangi risiko kesalahan mahal saat pembangunan berlangsung. Apa Itu Procore? Procore adalah platform manajemen konstruksi berbasis cloud yang digunakan untuk mengelola proyek konstruksi dari awal hingga selesai. Platform ini membantu tim proyek dalam: Manajemen dokumen Kolaborasi tim Pengelolaan jadwal Pengawasan proyek Pelaporan lapangan Komunikasi antar tim Procore digunakan oleh banyak perusahaan konstruksi di seluruh dunia karena mempermudah koordinasi antara kantor, lapangan, kontraktor, dan pemilik proyek. Apa Keunggulan Integrasi Ini? Sebelumnya, proses validasi model BIM sering dilakukan secara terpisah dari platform manajemen proyek. Hal ini membuat alur kerja menjadi lebih lambat dan kurang efisien. Dengan integrasi Solibri CheckPoint ke dalam Procore, pengguna kini dapat melakukan pengecekan model langsung di dalam workflow proyek sehari-hari tanpa harus berpindah aplikasi. Artinya: Validasi model lebih cepat Kolaborasi lebih mudah Masalah lebih cepat ditemukan Rework dapat dikurangi Semua tim proyek dapat bekerja menggunakan data yang sama secara real-time. Validasi Model BIM Secara Real-Time Salah satu fitur paling penting dari integrasi ini adalah kemampuan validasi model secara real-time. Model Revit® maupun IFC dapat langsung diperiksa menggunakan Solibri CheckPoint melalui cloud. Beberapa hal yang dapat dicek antara lain: Konflik antar elemen bangunan Kesalahan data BIM Ketidaksesuaian standar desain Informasi model yang hilang Kesalahan koordinasi antar disiplin Dengan sistem otomatis seperti ini, masalah dapat ditemukan jauh lebih awal sebelum masuk ke tahap konstruksi fisik. Mengurangi Risiko Rework Dalam proyek konstruksi, rework atau pekerjaan ulang adalah salah satu penyebab pembengkakan biaya terbesar. Contohnya: Pipa bertabrakan dengan struktur Ukuran ruang tidak sesuai Data model tidak lengkap Perubahan desain terlambat diketahui Jika masalah seperti ini baru ditemukan di lapangan, biaya perbaikannya bisa sangat mahal. Melalui Solibri CheckPoint dan Procore, masalah dapat dideteksi sejak tahap desain sehingga tim bisa memperbaikinya lebih awal. Hasilnya: Biaya proyek lebih terkendali Waktu pengerjaan lebih cepat Risiko kesalahan berkurang Kolaborasi Tim Jadi Lebih Mudah Proyek konstruksi biasanya melibatkan banyak pihak seperti: Arsitek Engineer Kontraktor Owner Konsultan Tim lapangan Sering kali masalah muncul karena kurangnya komunikasi antar tim. Dengan integrasi ini, semua pihak dapat melihat: Hasil validasi model Daftar masalah Status perbaikan Informasi terbaru proyek secara langsung dalam satu platform yang sama. Hal ini membuat koordinasi menjadi lebih cepat dan transparan. Mendukung Workflow Konstruksi Modern Industri konstruksi kini bergerak menuju digitalisasi penuh. Teknologi seperti: BIM Cloud collaboration AI Digital twin Otomatisasi validasi mulai menjadi standar baru dalam proyek modern. Integrasi Solibri dan Procore membantu perusahaan beradaptasi dengan transformasi digital ini tanpa mengubah workflow secara drastis. Tim proyek tetap dapat bekerja menggunakan tools yang sudah familiar tetapi dengan kemampuan yang jauh lebih canggih. Keuntungan Utama Integrasi Solibri dan Procore Berikut beberapa manfaat utama yang ditawarkan: 1. Validasi Model Secara Langsung Model Revit® dan IFC dapat dicek secara otomatis dan real-time. 2. Deteksi Masalah Lebih Cepat Kesalahan dapat ditemukan sebelum pembangunan dimulai. 3. Mengurangi Pekerjaan Ulang Masalah desain dapat diperbaiki lebih awal sehingga menghemat biaya. 4. Kolaborasi Lebih Baik Semua tim bekerja menggunakan data yang sama. 5. Workflow Lebih Efisien Tidak perlu berpindah-pindah software. 6. Mendukung Kualitas Proyek Model BIM menjadi lebih akurat dan terpercaya. Solibri dan Perannya di Dunia BIM Solibri dikenal sebagai salah satu pemimpin global dalam bidang: Model checking Quality assurance BIM Validasi desain digital Software mereka digunakan di lebih dari 100 negara untuk membantu perusahaan konstruksi memastikan kualitas model BIM sebelum proyek dibangun. Fokus utama Solibri adalah: Mengurangi kesalahan Memastikan kepatuhan standar Meningkatkan kualitas bangunan Procore dan Digitalisasi Konstruksi Sementara itu, Procore menjadi salah satu platform manajemen konstruksi terbesar di dunia. Platform ini membantu perusahaan: Menyatukan semua data proyek Mempermudah komunikasi Memantau progres proyek Mengurangi keterlambatan Dengan integrasi bersama Solibri, Procore kini semakin kuat sebagai pusat kolaborasi proyek konstruksi modern. Kesimpulan Integrasi Solibri CheckPoint dengan Procore merupakan langkah besar dalam dunia konstruksi digital modern. Dengan kemampuan validasi model BIM secara real-time, deteksi masalah otomatis, dan kolaborasi cloud yang lebih baik, perusahaan konstruksi dapat bekerja lebih cepat, lebih akurat, dan lebih efisien. Bagi pemula, teknologi ini mungkin terdengar kompleks. Namun pada dasarnya, tujuan utamanya sederhana: membantu proyek konstruksi berjalan lebih lancar dengan mengurangi kesalahan sejak awal. Di masa depan, integrasi seperti ini kemungkinan akan menjadi standar baru dalam industri konstruksi global karena mampu meningkatkan kualitas proyek sekaligus menghemat waktu dan biaya. solibri Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi solibri. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Read More
April 16, 2026April 16, 2026

Granlund Group Perkuat Kualitas Proyek dengan Kerja Sama Enterprise bersama Solibri

Perusahaan asal Finlandia, Granlund Group, yang bergerak di bidang real estate dan konstruksi, baru saja menandatangani kerja sama tingkat enterprise dengan Solibri. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proyek secara menyeluruh di seluruh perusahaan. Dengan memperluas penggunaan software Solibri, Granlund ingin memastikan bahwa standar kualitas diterapkan secara konsisten, baik untuk proyek yang sedang berjalan maupun di masa depan. Fokus Granlund: Bangunan yang Lebih Pintar dan Nyaman Granlund memiliki visi besar, yaitu membuat bangunan menjadi: Lebih fungsional Lebih pintar (smart building) Lebih nyaman untuk manusia Untuk mencapai tujuan tersebut, kualitas desain dan data menjadi hal yang sangat penting. Di sinilah peran teknologi seperti Solibri menjadi sangat krusial. Kenapa Memilih Solibri? Menurut Lauri Luoma dari Solibri, Granlund dikenal sebagai salah satu pelopor dalam penerapan standar BIM (Building Information Modeling), khususnya di sektor MEP (Mechanical, Electrical, Plumbing) di Finlandia. Dengan kerja sama ini: Granlund bisa memanfaatkan seluruh fitur Solibri secara maksimal Kolaborasi antara kedua perusahaan semakin kuat Standar BIM bisa diterapkan lebih konsisten Langkah ini juga diharapkan tidak hanya berdampak di Finlandia, tetapi juga secara global. Lebih dari Sekadar Cek Tabrakan (Clash Detection) Dalam dunia BIM, salah satu fungsi yang paling dikenal adalah clash detection atau pengecekan tabrakan antar komponen bangunan (misalnya pipa bertabrakan dengan struktur). Namun, menurut Tero Järvinen dari Granlund Group, kualitas tidak hanya soal itu. Ia menekankan bahwa: Data dalam model harus akurat dan bisa dipahami oleh sistem (machine-readable), bukan hanya sekadar visual. Artinya, informasi dalam model BIM harus: Lengkap Terstruktur Mudah diproses oleh software Pentingnya Self-Check dalam BIM Granlund juga menekankan pentingnya melakukan pengecekan internal sebelum model dikirim ke BIM coordinator. Dengan menggunakan Solibri Office, mereka bisa: Membuat aturan pengecekan standar di tingkat perusahaan Membagikan aturan tersebut ke seluruh tim Memastikan setiap proyek melalui proses quality control yang sama Ini membantu mengurangi kesalahan sejak awal dan meningkatkan efisiensi kerja tim. Menuju Standarisasi Data yang Lebih Baik Ke depan, kebutuhan akan data yang akurat dan terstandarisasi akan semakin meningkat. Granlund ingin: Menggunakan format data yang lebih terstruktur seperti IDS (Information Delivery Specification) Memenuhi kebutuhan klien dengan lebih presisi Mengembangkan sistem quality assurance yang lebih kuat Dalam hal ini, Solibri dianggap sebagai solusi yang tepat untuk mendukung tujuan tersebut. Tentang Granlund Granlund Group didirikan pada tahun 1960 dan bergerak di bidang: Desain MEP Konsultasi energi dan properti Manajemen konstruksi Software manajemen properti Saat ini, Granlund memiliki lebih dari 1.400 karyawan dan beroperasi di beberapa negara seperti Finlandia, Swedia, dan Inggris. Fokus utama mereka adalah meningkatkan kualitas hidup manusia melalui lingkungan bangunan yang lebih baik. Tentang Solibri Solibri adalah perusahaan yang fokus pada quality assurance dalam BIM. Fitur utama Solibri meliputi: Validasi model BIM Pengecekan kesesuaian standar Koordinasi desain Analisis dan pengecekan aturan Software ini digunakan oleh berbagai profesional di industri konstruksi di lebih dari 70 negara. Bagian dari Nemetschek Group Solibri merupakan bagian dari Nemetschek Group, perusahaan global yang menjadi pelopor digitalisasi di industri AEC (Architecture, Engineering, Construction). Nemetschek menyediakan berbagai solusi digital untuk: Desain dan modeling Visualisasi 3D Manajemen proyek konstruksi Dengan jutaan pengguna di seluruh dunia, perusahaan ini berperan besar dalam mendorong efisiensi dan keberlanjutan di industri konstruksi. Kesimpulan Kerja sama antara Granlund Group dan Solibri menunjukkan bagaimana teknologi dapat membantu meningkatkan kualitas proyek konstruksi. Beberapa poin penting yang bisa dipahami: Kualitas proyek tidak hanya soal desain, tapi juga data Standarisasi dan otomatisasi sangat penting dalam BIM Self-check membantu mengurangi kesalahan sejak awal Software seperti Solibri mendukung proses kerja yang lebih efisien dan akurat Bagi pemula, ini adalah contoh nyata bagaimana teknologi BIM digunakan di dunia industri untuk menciptakan bangunan yang lebih baik, lebih efisien, dan lebih berkelanjutan. Ke depan, penggunaan tools seperti ini akan semakin penting dalam menghadapi tantangan proyek konstruksi yang semakin kompleks. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan solibri indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi solibri.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
April 16, 2026April 16, 2026

Kolaborasi Solibri Office dan One Click LCA: Membuka Peluang Baru untuk Konstruksi Berkelanjutan

Industri konstruksi saat ini semakin dituntut untuk memperhatikan aspek keberlanjutan (sustainability). Salah satu langkah penting ke arah ini adalah kolaborasi terbaru antara Solibri dan One Click LCA. Melalui integrasi baru ini, pengguna kini dapat melakukan analisis lingkungan dengan lebih cepat, mudah, dan akurat langsung dari dalam software. Kolaborasi ini menghadirkan integrasi One Click LCA ke dalam Solibri Office, sehingga pengguna bisa mengubah cara mereka melakukan Life Cycle Assessment (LCA) atau analisis siklus hidup bangunan. Apa Itu Life Cycle Assessment (LCA)? Sebelum masuk lebih jauh, mari kita pahami dulu apa itu LCA. Life Cycle Assessment adalah metode untuk menilai dampak lingkungan dari suatu proyek, mulai dari tahap perencanaan, pembangunan, hingga penggunaan dan pembongkaran. Dengan LCA, kita bisa mengetahui: Seberapa besar emisi karbon (CO₂) yang dihasilkan Berapa banyak energi yang digunakan Dampak lingkungan lainnya dari material dan desain bangunan Dengan kata lain, LCA membantu kita membuat keputusan yang lebih ramah lingkungan sejak awal. Apa Keuntungan Integrasi Ini? Dengan adanya integrasi antara Solibri Office dan One Click LCA, pengguna mendapatkan beberapa manfaat besar: 1. Proses Lebih Cepat dan Otomatis Data dari model bangunan bisa langsung dikirim ke One Click LCA tanpa perlu input manual. Sistem juga bisa otomatis menghitung jumlah komponen dalam proyek. Hasilnya: Hemat waktu Mengurangi kesalahan manusia Proses kerja lebih efisien 2. Laporan Lebih Akurat Karena data diambil langsung dari model BIM (Building Information Modeling), hasil analisis menjadi lebih presisi dibandingkan metode manual. 3. Mendukung Keputusan Berbasis Data Pengguna bisa melihat dampak lingkungan dari berbagai pilihan desain atau material, lalu memilih opsi terbaik. Pentingnya Keberlanjutan dalam Konstruksi Menurut Paul Linder dari Solibri, industri konstruksi menyumbang sebagian besar emisi CO₂ global. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan keberlanjutan sejak tahap perencanaan. Salah satu faktor penting adalah pemilihan material. Material yang berbeda bisa memiliki dampak lingkungan yang sangat berbeda. Dengan tools seperti One Click LCA, pengguna bisa membandingkan dan memilih material yang lebih ramah lingkungan. Pendapat dari One Click LCA Panu Pasanen, CEO One Click LCA, menyatakan bahwa kerja sama ini adalah langkah besar untuk menyederhanakan proses LCA. Dengan integrasi ini: Analisis keberlanjutan menjadi lebih mudah dilakukan Proyek bisa lebih cepat menuju target rendah karbon (decarbonization) Pengguna dapat membuat keputusan yang lebih cerdas dan bertanggung jawab Status Integrasi Saat Ini Saat ini, fitur integrasi One Click LCA di Solibri Office masih dalam tahap pre-release (uji coba awal). Artinya, fitur ini sedang diuji oleh pengguna yang sudah berlangganan. Tujuannya adalah: Mengumpulkan masukan dari pengguna Menyempurnakan fitur sebelum rilis resmi Mengenal One Click LCA One Click LCA adalah platform berbasis cloud yang fokus pada analisis dampak lingkungan. Fungsi utamanya: Menghitung jejak karbon proyek Menganalisis penggunaan energi Mengevaluasi keberlanjutan material Software ini banyak digunakan di industri konstruksi dan manufaktur untuk membantu perusahaan memenuhi standar lingkungan. Mengenal Solibri Solibri adalah perusahaan yang fokus pada quality assurance dalam BIM. Beberapa fungsi utama Solibri: Memeriksa kualitas model bangunan Mengontrol kesesuaian dengan standar Mengkoordinasikan desain Melakukan analisis dan validasi Software ini digunakan oleh berbagai pihak seperti: Arsitek Insinyur Kontraktor Pemilik proyek di lebih dari 70 negara. Bagian dari Nemetschek Group Solibri merupakan bagian dari Nemetschek Group, perusahaan global yang fokus pada digitalisasi industri AEC (Architecture, Engineering, Construction). Nemetschek menyediakan solusi software untuk: Desain dan modeling 3D Visualisasi dan animasi Manajemen proyek konstruksi Dengan jutaan pengguna di seluruh dunia, perusahaan ini menjadi salah satu pemimpin dalam transformasi digital di industri konstruksi. Kesimpulan Kolaborasi antara Solibri dan One Click LCA adalah langkah penting menuju industri konstruksi yang lebih ramah lingkungan. Dengan integrasi ini: Proses analisis lingkungan menjadi lebih mudah Hasil lebih akurat dan cepat Keputusan desain bisa lebih bijak dan berkelanjutan Bagi pemula, ini menunjukkan bahwa teknologi tidak hanya membantu efisiensi kerja, tetapi juga berperan besar dalam menjaga lingkungan. Ke depan, penggunaan tools seperti ini akan semakin penting, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan kebutuhan pembangunan yang berkelanjutan. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan solibri indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi solibri.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
Maret 23, 2026Maret 23, 2026

Apa yang Baru di Solibri Office v25.9.0?

Versi terbaru dari Solibri Office yaitu v25.9.0 menghadirkan berbagai peningkatan penting, terutama dalam hal komunikasi tim, pengelolaan isu (issue), serta aturan pengecekan kualitas model BIM. Jika Anda masih baru di dunia BIM, jangan khawatir. Artikel ini akan menjelaskan semua pembaruan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. 1. Peningkatan Komunikasi & BCF Live Salah satu fokus utama update ini adalah meningkatkan cara tim berkomunikasi dan mengelola masalah dalam proyek. Fitur ini berkaitan dengan BCF (BIM Collaboration Format), yaitu format yang digunakan untuk berbagi komentar, catatan, dan masalah dalam model BIM. Apa saja yang baru? a. Sinkronisasi Lebih Baik Sekarang, perubahan yang Anda buat di komputer lokal atau di server akan otomatis tersinkron dengan BCF Live. Jika ada perbedaan data, sistem akan menampilkan notifikasi untuk membantu menyelesaikan konflik. b. Filtering Lebih Fleksibel Anda sekarang bisa memilih lebih dari satu filter sekaligus (multi-value). Ini memudahkan saat mencari isu tertentu. c. Pilih Banyak Isu Sekaligus Dengan menekan tombol CTRL + klik, Anda bisa memilih banyak isu tanpa tampilan kembali ke awal. Ini membuat pekerjaan lebih cepat dan nyaman. d. Fitur Tambahan Scroll pada daftar isu lebih halus Bisa memilih nama file IFC saat export Integrasi baru dengan sistem Omega 365 Kesimpulan Semua peningkatan ini membuat komunikasi antar tim jadi lebih cepat, rapi, dan efisien. 2. Rule Baru: Local Accessible Circulation (Rule 247) Solibri terus meningkatkan fitur untuk memastikan desain bangunan aman dan mudah diakses oleh semua orang. Salah satu fitur terbaru adalah Rule 247: Local Accessible Circulation. Apa fungsi rule ini? Rule ini digunakan untuk mengecek apakah jalur dalam bangunan (seperti koridor atau lorong) memenuhi standar aksesibilitas. Yang dicek oleh sistem: Lebar jalur apakah sudah cukup Apakah ada penghalang seperti benda atau perubahan tinggi Apakah jalur aman untuk dilalui Contoh penggunaan: Mengecek apakah kursi roda bisa lewat dengan mudah Memastikan lorong kantor atau rumah sesuai standar Mengecek jalur evakuasi saat darurat Memastikan akses di area publik seperti sekolah dan stasiun Kenapa penting? Fitur ini membantu memastikan bangunan aman, nyaman, dan sesuai regulasi. 3. Peningkatan Rule yang Sudah Ada Selain rule baru, beberapa aturan lama juga diperbarui agar lebih akurat dan fleksibel. a. Rule 207: Accessible Ramp Sekarang, rule ini bisa: Mengecek apakah pegangan tangan (handrail) menghalangi akses Memastikan adanya area istirahat (landing) di tengah ramp Ini penting untuk keselamatan pengguna. b. Rule 208: Door Rule Rule ini sekarang lebih fleksibel dalam mengatur: Jarak bukaan pintu Cocok untuk pintu geser (sliding door) Bisa mengatur posisi offset c. Rule 203: Required Property Sets Peningkatan pada rule ini meliputi: Import dari Excel lebih mudah, terutama untuk bahasa selain Inggris Mendukung operator logika baru 4. Peningkatan Produktivitas Selain fitur utama, update ini juga membawa berbagai peningkatan kecil yang sangat membantu dalam pekerjaan sehari-hari. Beberapa peningkatan tersebut: Otomatisasi workflow dengan SAP melalui fitur Autorun Perhitungan jarak 3D lebih akurat dan cepat Dukungan untuk menghitung tinggi tangga Performa software secara keseluruhan lebih ringan dan cepat Manfaatnya: Menghemat waktu kerja Mengurangi kesalahan manual Membuat proses lebih efisien 5. Kenapa Update Ini Penting? Update v25.9.0 tidak hanya menambahkan fitur baru, tetapi juga memperbaiki cara kerja tim dalam proyek BIM. Keuntungan utama: Komunikasi tim lebih lancar Pengecekan model lebih akurat Proses kerja lebih cepat dan otomatis Mendukung standar aksesibilitas bangunan Kesimpulan Solibri Office versi 25.9.0 adalah update yang sangat berguna, terutama bagi tim yang bekerja dengan model BIM secara kolaboratif. Ringkasan fitur utama: Peningkatan komunikasi melalui BCF Live Rule baru untuk aksesibilitas jalur (Rule 247) Update pada rule ramp, pintu, dan properti Peningkatan performa dan produktivitas Bagi pemula, update ini membantu memahami dan menggunakan Solibri dengan lebih mudah. Sedangkan bagi profesional, fitur-fitur baru ini akan meningkatkan kualitas kerja dan efisiensi proyek. Haruskah Anda Update? Jawabannya: ya. Dengan fitur yang lebih lengkap dan performa yang lebih baik, versi terbaru ini akan membantu Anda bekerja lebih cepat, lebih akurat, dan lebih profesional. Jika Anda ingin berkembang di dunia BIM, menggunakan versi terbaru seperti ini adalah langkah yang sangat penting Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan solibri indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi solibri.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
Maret 23, 2026Maret 23, 2026

Apa yang Baru di Solibri Office v25.6.0?

Versi terbaru dari Solibri Office yaitu v25.6.0 hadir dengan berbagai pembaruan menarik. Update ini fokus pada peningkatan performa, integrasi sistem, serta kemudahan penggunaan—terutama bagi Anda yang bekerja di bidang BIM (Building Information Modeling). Artikel ini akan menjelaskan fitur-fitur terbaru tersebut dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami, bahkan oleh pemula sekalipun. 1. Integrasi File dengan SAP Salah satu fitur baru yang paling penting adalah integrasi langsung dengan SAP. Dengan fitur ini, Anda bisa menghubungkan Solibri langsung ke sistem SAP hanya dengan login (autentikasi). Setelah itu, Anda dapat memilih folder atau lokasi file yang ingin digunakan. Apa manfaatnya? Data proyek bisa langsung terhubung antara Solibri dan SAP Tidak perlu lagi memindahkan file secara manual Mempermudah kerja tim dan kolaborasi Dengan kata lain, alur kerja menjadi lebih cepat dan efisien karena semua data bisa saling terhubung. 2. Rule Baru #246: Accessible Space Solibri kini menghadirkan aturan baru bernama Rule #246: Accessible Space. Fitur ini membantu memastikan bahwa desain bangunan ramah untuk semua orang, termasuk penyandang disabilitas. Apa yang dicek oleh fitur ini? Apakah ada ruang cukup untuk bergerak (seperti area putar kursi roda) Apakah ruang tersebut bisa diakses dari pintu atau jalur tertentu Apakah ada hambatan yang menghalangi akses Fitur utama: Bisa menyaring (filter) ruang dan objek penghalang Menggabungkan beberapa ruang secara otomatis Menentukan area bebas dalam bentuk kotak atau silinder Mengecek jalur bebas dari pintu ke ruang Menampilkan hasil secara visual agar mudah dipahami Kenapa ini penting? Fitur ini membantu memastikan bangunan aman dan nyaman digunakan oleh semua orang, serta memenuhi standar aksesibilitas. Catatan: Rule ini hanya bisa digunakan di versi terbaru dan tidak kompatibel dengan versi lama. 3. Peningkatan pada Solibri IDS Editor Solibri IDS Editor adalah alat online untuk membuat dan mengedit IDS (Information Delivery Specification), yaitu standar data yang harus ada dalam model BIM. Pada versi terbaru (v1.3.0), ada banyak peningkatan: a. Dukungan IFC Lebih Luas Sekarang Anda bisa memilih lebih banyak jenis kelas IFC, tidak hanya elemen tertentu saja. Ini membuat proses modeling lebih fleksibel. b. Dukungan BaseQuantities Anda bisa menentukan kuantitas dasar (seperti luas, volume, dll.) langsung di dalam sistem. Ini membantu meningkatkan kualitas data. c. Performa Lebih Cepat Editor kini lebih lancar saat membuka file besar dan kompleks. d. Metadata Lebih Lengkap Nama field lebih jelas Ada tambahan kolom “Identifier” Instruksi lebih mudah dipahami Kesimpulan IDS Editor sekarang lebih kuat, cepat, dan mudah digunakan, terutama untuk proyek besar. 4. Autorun Mendukung Lokasi File Eksternal Fitur Autorun kini bisa digunakan untuk menjalankan proses otomatis dari berbagai platform cloud, seperti: Autodesk Construction Cloud & BIM 360 Trimble Connect Microsoft SharePoint & OneDrive Apa artinya? Anda bisa menjalankan pengecekan model secara otomatis langsung dari file yang tersimpan di cloud, tanpa perlu download terlebih dahulu. Manfaatnya: Hemat waktu Proses lebih otomatis Cocok untuk tim yang bekerja secara online 5. Peningkatan Performa Pembaruan ini juga membawa peningkatan performa yang signifikan. Contohnya: Menutup model sekarang jauh lebih cepat Dari yang sebelumnya bisa memakan waktu beberapa menit, kini hanya beberapa detik Kenapa ini penting? Jika Anda bekerja dengan model besar, peningkatan ini akan sangat terasa dan membuat pekerjaan lebih nyaman. Kesimpulan Update Solibri Office v25.6.0 membawa banyak peningkatan yang bermanfaat, baik untuk pengguna baru maupun profesional. Ringkasan fitur utama: Integrasi langsung dengan SAP Rule baru untuk aksesibilitas bangunan IDS Editor yang lebih canggih Autorun yang mendukung cloud Performa yang lebih cepat Dengan semua pembaruan ini, Solibri semakin mempermudah proses pengecekan kualitas model BIM dan meningkatkan efisiensi kerja. Haruskah Anda Update? Jika Anda menggunakan Solibri dalam pekerjaan sehari-hari, sangat disarankan untuk segera update ke versi terbaru ini. Selain fitur baru, Anda juga akan mendapatkan perbaikan bug dan pengalaman penggunaan yang lebih baik. Dengan teknologi yang terus berkembang, menggunakan versi terbaru akan membantu Anda tetap kompetitif dan produktif di dunia konstruksi digital. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan solibri indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi solibri.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
Februari 11, 2026Februari 11, 2026

Design-Build dan BIM: Kombinasi yang Sempurna

Dua pendekatan besar sedang mengubah cara bangunan modern dirancang dan dibangun: metode Design-Build dan Building Information Modeling (BIM). Dulu, baik Design-Build maupun BIM dianggap sebagai metode canggih yang hanya digunakan pada proyek besar dan mahal. Namun sekarang, keduanya sudah menjadi praktik umum di industri arsitektur, teknik, dan konstruksi (AEC). Menariknya, Design-Build dan BIM memiliki kesamaan: keduanya dapat meningkatkan hasil proyek secara signifikan. Bahkan, ketika digunakan bersama, keduanya menjadi kombinasi yang sangat kuat. Namun, agar manfaatnya maksimal, model BIM harus divalidasi atau diperiksa secara terstruktur, konsisten, dan menyeluruh menggunakan proses model-checking. Berikut empat cara bagaimana model-checking membantu proyek Design-Build menjadi lebih cepat, aman, dan efisien. 1. Menjaga Fleksibilitas Design-Build dengan Model yang Tervalidasi Banyak pemilik proyek memilih metode Design-Build karena prosesnya lebih cepat. Dalam metode ini, tim desain dan tim konstruksi berada dalam satu organisasi yang sama. Artinya, desain dan pembangunan bisa berjalan bersamaan. Komunikasi menjadi lebih lancar, dan perubahan desain bisa langsung diterapkan di lapangan. Namun, perubahan desain tetap harus dipastikan bisa dibangun (buildable). Di sinilah BIM dan model-checking berperan penting. Dengan model BIM yang diperiksa secara rutin, setiap perubahan desain bisa divalidasi terlebih dahulu di kantor sebelum diterapkan di lapangan. Sistem akan memeriksa: Apakah ada benturan antar elemen (clash detection) Apakah jarak antar komponen sudah sesuai (clearance) Apakah desain memenuhi standar keselamatan Contohnya dalam sistem keselamatan kebakaran. Jika ada perubahan tata ruang, model-checking dapat memastikan bahwa sistem proteksi kebakaran tetap sesuai standar. Dengan cara ini, proyek tetap fleksibel dan cepat, tetapi tetap aman dan sesuai aturan. 2. Mengurangi Risiko dan Meningkatkan Tanggung Jawab Dalam proyek Design-Build, satu perusahaan bertanggung jawab penuh atas desain dan pembangunan. Itu berarti semua risiko juga ada di tangan mereka. Model BIM yang tervalidasi membantu mengurangi risiko tersebut. Dengan melakukan pengecekan model secara rutin, tim bisa menemukan masalah sejak awal, saat biaya perbaikan masih murah dan mudah dilakukan. Ini mengurangi: Pekerjaan ulang (rework) Pembengkakan biaya Keterlambatan proyek Risiko keselamatan Model yang tervalidasi juga membantu semua tim bekerja ke arah yang sama. Setiap departemen memiliki panduan yang jelas. Jika perusahaan sudah menggunakan BIM tingkat lanjut: 4D BIM membantu mengatur jadwal dan urutan pekerjaan (sequencing), sehingga konflik jadwal bisa dicegah. 5D BIM membantu estimasi biaya secara real-time, sehingga pengendalian anggaran lebih transparan dan akurat. Saat ini semakin banyak perusahaan yang memanfaatkan 4D dan 5D BIM untuk meningkatkan efisiensi proyek. 3. Mengatasi Kesenjangan Pengalaman dengan BIM Berbasis Aturan Tidak semua anggota tim memiliki pengalaman yang sama. Dalam perusahaan Design-Build yang memiliki tim desain internal, penting untuk memastikan bahwa desain yang terlihat bagus juga benar-benar bisa dibangun. Model-checking membantu menjembatani kesenjangan pengalaman tersebut. Sistem dapat memeriksa: Urutan konstruksi Koordinasi antar disiplin Jarak aman antar elemen Misalnya, sistem dapat mendeteksi jika dinding terlalu dekat dengan pintu sehingga menghambat fungsi bukaan. Selain itu, perusahaan bisa memasukkan pengalaman dan pengetahuan teknis senior ke dalam bentuk aturan (rules) di sistem BIM. Aturan tersebut kemudian diterapkan secara otomatis ke seluruh model. Hal ini membantu staf yang kurang berpengalaman tetap menghasilkan desain yang sesuai standar. Di lapangan pun manfaatnya terasa. Industri konstruksi saat ini kekurangan tenaga kerja. Dengan model BIM yang tervalidasi, pekerja dapat melihat visualisasi pekerjaan sebelum memulai instalasi. Ini membantu mereka bekerja lebih cepat dan lebih akurat. Jika model dibagikan kepada kontraktor atau mitra kerja, manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh tim proyek. 4. Memberikan Nilai Tambah kepada Pemilik Proyek Salah satu keuntungan besar menggunakan BIM dalam proyek Design-Build adalah adanya model as-built (model akhir sesuai kondisi terbangun). Model ini sangat berharga bagi pemilik proyek karena: Memudahkan perawatan gedung Membantu renovasi di masa depan Menyediakan data lengkap tentang bangunan Saat ini semakin banyak pemilik proyek yang mewajibkan penyerahan model as-built saat proyek selesai. Dalam metode Design-Build, tidak ada pihak lain yang akan membuat model tersebut. Oleh karena itu, kemampuan BIM internal menjadi sangat penting agar perusahaan dapat memenuhi kebutuhan ini. Model-Checking: Penghubung Utama antara Design-Build dan BIM Banyak perusahaan Design-Build sudah menggunakan BIM. Namun kekuatan sebenarnya bukan hanya pada membuat model 3D yang menarik. Yang paling penting adalah memastikan bahwa model tersebut: Bisa dibangun Sesuai anggaran Sesuai jadwal Memenuhi regulasi Aman digunakan Model-checking menjadi proses yang memastikan semua itu terpenuhi. Dengan pengecekan berbasis aturan, setiap perubahan desain, estimasi biaya, hingga model akhir dapat divalidasi dengan akurat. Kesimpulan Design-Build dan BIM adalah kombinasi yang sangat kuat dalam industri konstruksi modern. Design-Build menawarkan integrasi dan kecepatan. BIM menawarkan visualisasi dan perencanaan digital. Model-checking memastikan semuanya berjalan sesuai rencana. Ketika digunakan bersama, ketiganya membantu perusahaan: Menyelesaikan proyek lebih cepat Mengurangi risiko dan biaya Meningkatkan keselamatan Memberikan hasil akhir yang lebih berkualitas Menyerahkan proyek dengan data lengkap kepada pemilik Di era konstruksi modern yang semakin kompleks, menggunakan Design-Build tanpa BIM yang tervalidasi ibarat bekerja tanpa peta. Dengan validasi model yang tepat, tim dapat membangun dengan lebih percaya diri, lebih aman, dan lebih cerdas. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan solibri indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi solibri.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • Next

Recent Posts

  • Pentingnya Mendesain Bangunan yang Ramah Akses Sejak Awal
  • Solibri Luncurkan Platform Baru untuk Meningkatkan Kualitas dan Kepatuhan Model BIM
  • Granlund Luncurkan Ekstensi Solibri untuk Memastikan Kualitas Data MEP di Finlandia
  • Membuka Potensi Penuh BIM dengan Format Data Terbuka
  • Solibri CheckPoint Terintegrasi dengan Procore: Kolaborasi dan Validasi Model BIM Secara Real-Time

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024

Categories

  • Blog
  • Uncategorized

Solibri Indonesia adalah bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Solibri. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Kontak Kami

PT iLogo Indonesia

AKR Tower – 9th Floor
Jl. Panjang no. 5, Kebon Jeruk
Jakarta Barat 11530 – Indonesia

  • solibri@ilogoindonesia.id