Temukan bagaimana solusi BIM dari Solibri membantu mengubah cara industri konstruksi memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan kebakaran. Dalam artikel ini, Simon Gilbert, pakar BIM dari Solibri, berbagi pandangan dengan PBC Today tentang perkembangan terbaru, contoh proyek nyata, dan praktik terbaik dalam menjaga bangunan tetap aman dari risiko kebakaran selama siklus hidupnya. Perubahan Besar dalam Industri Konstruksi Dalam pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia konstruksi digital, Simon menyebut bahwa delapan tahun terakhir telah membawa perubahan besar, terutama berkat kemajuan teknologi. Namun, adopsi teknologi baru di industri ini masih cukup lambat karena berbagai tantangan, seperti: Kompleksitas regulasi dan standar Kompatibilitas dengan sistem kerja yang sudah ada Tekanan waktu dalam proyek Meski membutuhkan proses pembelajaran yang cukup menantang, teknologi baru seperti BIM dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas, bahkan tanpa harus mengganggu jadwal atau anggaran proyek. Peran BIM dalam Keselamatan Kebakaran Ketika orang membicarakan keselamatan kebakaran, yang terpikir biasanya adalah alat pemadam, sprinkler, atau pintu tahan api. Padahal, BIM dapat membantu merencanakan dan memvalidasi seluruh elemen keselamatan, baik yang aktif maupun pasif, sesuai dengan aturan dan kebutuhan bangunan. Dengan BIM, kamu bisa memastikan jumlah dan penempatan elemen keselamatan sudah tepat berdasarkan layout bangunan. Solibri mempermudah ini melalui template pengecekan berbasis aturan (rules-based templates). Studi Kasus: Proyek Stadion Everton Solibri, bersama Laing O’Rourke dan BDP, terlibat dalam proyek pembangunan Stadion Everton selama tiga tahun. Proyek ini melibatkan: Elemen bangunan bersejarah Pemasangan elemen pracetak Penggunaan model 3D Peran Solibri dalam Proyek: Mengidentifikasi penetrasi instalasi pada dinding dan lantai tahan api Memastikan semua penetrasi tersebut diberi penutup tahan api sesuai spesifikasi produsen Hal ini penting untuk menjaga integritas ruang tahan api dan memastikan evakuasi aman saat terjadi kebakaran. Panduan Best Practice yang Digunakan: Tim proyek merujuk pada Panduan Desain dan Instalasi Fire Stopping, yang memiliki 9 Aturan Emas (Golden Rules). Solibri mendukung secara langsung: Golden Rule 3: Identifikasi semua jenis instalasi yang menembus dinding/lantai tahan api Golden Rule 4: Koordinasi desain untuk penempatan segel penetrasi Mulai dari Mana Menggunakan BIM untuk Cek Fire Stopping? Solibri menyarankan untuk memulai pengecekan fire stopping setelah model BIM sudah terkoordinasi sepenuhnya, artinya semua pengecekan clash dan jarak antar komponen sudah selesai. Jika dijalankan terlalu dini, hasil pengecekan bisa salah (false positive). Selain itu, seiring proses berpindah dari desain ke konstruksi, data tambahan harus ditambahkan secara bertahap, seperti: Jenis instalasi Material Ukuran Kebutuhan tahan api dan akustik Elemen seperti BWIC (Builders’ Work In Connection) dan segel tahan api juga harus memiliki ID unik, agar semua data terkait bisa dikelompokkan dan ditelusuri dengan mudah. Hal ini mendukung prinsip Golden Thread of Information, yaitu dokumentasi berkelanjutan selama siklus proyek. Dukungan Solibri Sepanjang Siklus Proyek Solibri bisa digunakan sepanjang siklus proyek konstruksi, mulai dari desain hingga operasional. Berikut beberapa manfaatnya: Desain: Pengecekan terhadap kebutuhan desain dari klien Validasi berdasarkan aturan dan standar keselamatan Desain & Konstruksi: Koordinasi model BIM antar konsultan Memastikan desain tidak saling berbenturan (clash-free) Konstruksi & Fabrikasi: Bandingkan desain dengan model fabrikasi Pastikan sinkronisasi Manajemen Perubahan: Deteksi perubahan pada model di setiap revisi Pengecekan Spesifik: Seperti COBie (untuk data FM) dan fire stopping Penyerahan Model Berkualitas: Model yang sudah dicek QA/QC, baik secara geometri maupun data, untuk digunakan dalam fasilitas atau manajemen gedung (FM) Solibri membuktikan bahwa teknologi BIM bukan hanya membantu mendesain bangunan, tapi juga memastikan keselamatan penghuninya. Dengan pendekatan berbasis data dan aturan yang jelas, seluruh proses desain hingga konstruksi bisa menjadi lebih aman, efisien, dan transparan. Jika Anda terlibat dalam proyek AEC dan ingin memastikan standar keselamatan kebakaran terpenuhi sejak tahap awal, Solibri adalah solusi BIM yang layak dipertimbangkan. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan solibri indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi solibri.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Kategori: Blog
Bagaimana Pemeriksaan Aksesibilitas, Jarak Bebas, dan Validasi Data Membantu Proyek Sukses dengan BIM
Clash detection (deteksi benturan) memang salah satu fitur populer dari Building Information Modeling (BIM). Fitur ini membantu memeriksa apakah ada elemen bangunan yang saling bertabrakan secara fisik dalam model digital. Dengan begitu, tim proyek bisa menghindari kesalahan desain dan mengurangi pekerjaan ulang di lapangan. Namun, jika hanya fokus pada clash detection saja, banyak potensi manfaat BIM yang terlewat. Padahal, BIM bisa digunakan untuk berbagai jenis pemeriksaan lain yang bisa mendukung kesuksesan proyek—baik dari sisi desain yang inklusif, kemudahan perawatan, hingga keandalan data. Berikut tiga pemeriksaan tambahan yang bisa dilakukan dengan BIM untuk membantu proyek berjalan lebih baik: Pemeriksaan Aksesibilitas Bangunan harus bisa diakses oleh semua orang, termasuk pengguna kursi roda, alat bantu jalan, dan individu dengan kebutuhan khusus lainnya. Dalam praktiknya, mungkin desain awal sudah sesuai dengan standar aksesibilitas yang berlaku. Tapi saat banyak pihak mulai memberikan kontribusi—seperti pemasangan sistem mekanikal yang besar—bisa saja terjadi perubahan yang tidak sesuai, misalnya panjang ramp yang dipendekkan tanpa disadari. Dengan BIM, kita bisa menjalankan pemeriksaan aksesibilitas untuk mendeteksi masalah seperti ini. BIM bisa memeriksa elemen-elemen bangunan dan memberi peringatan jika ada yang tidak sesuai dengan prinsip desain inklusif. Beberapa hal yang bisa dicek secara otomatis dengan pemeriksaan ini meliputi: Radius putar kursi roda Syarat ramp (kemiringan, lebar, dan area datar) Dimensi tangga (tinggi anak tangga, kedalaman, dan pegangan) Ukuran dan jarak bebas pintu Jalur aksesibilitas Persyaratan toilet ramah disabilitas Software BIM seperti Solibri bahkan memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan aturan ini agar sesuai dengan kebutuhan penghuni bangunan. Dengan pemeriksaan ini, tim desain bisa memastikan bangunan yang dibangun benar-benar ramah dan bisa digunakan oleh semua orang. Pemeriksaan Jarak Bebas (Clearance Check) Clash detection hanya memeriksa apakah dua objek saling bertabrakan. Tapi bagaimana jika dua objek terlalu dekat sehingga menyulitkan akses manusia, walaupun secara teknis tidak “bentrok”? Inilah yang disebut masalah clearance. Contohnya, perangkat yang harus bisa diservis mungkin dipasang terlalu mepet ke dinding, sehingga teknisi tidak bisa menjangkaunya. Masalah ini jika tidak terdeteksi sejak awal, bisa menyebabkan pembongkaran dan biaya tambahan. Dengan pemeriksaan jarak bebas di BIM (juga dikenal sebagai freespace check), kita bisa mendeteksi apakah ada cukup ruang antar objek agar dapat digunakan secara aman dan nyaman. Contoh manfaatnya: Memastikan ruang servis peralatan cukup luas Menjamin lorong cukup lebar untuk evakuasi darurat Memberi ruang gerak untuk peralatan rumah sakit seperti tempat tidur pasien dan mesin medis Software seperti Solibri memungkinkan pengguna mengatur standar ruang bebas yang sesuai dengan proyek, lalu memeriksa seluruh model secara otomatis untuk mendeteksi potensi masalah. Pemeriksaan Validasi Data Dikenal juga sebagai property check, pemeriksaan ini berfungsi untuk memastikan bahwa data dalam model BIM sesuai standar yang ditentukan. Ini termasuk memeriksa: Keakuratan data Konsistensi antar elemen Kepatuhan terhadap standar proyek Seperti pepatah dunia data: “Garbage in, garbage out.” Jika data dalam model tidak akurat atau tidak lengkap, maka semua analisis—termasuk clash detection atau clearance check—jadi tidak bisa diandalkan. Masalah ini makin terasa saat perusahaan sudah mulai menerapkan BIM lebih lanjut, seperti: 4D BIM untuk penjadwalan proyek 5D BIM untuk estimasi biaya 6D BIM untuk efisiensi energi Jika datanya salah, maka semua proses turunan ini ikut terganggu. Masalah interoperabilitas antar software BIM juga bisa menimbulkan inkonsistensi. Misalnya, jika software yang digunakan kontraktor listrik berbeda dari yang digunakan oleh general contractor, data bisa tidak sinkron. Dengan data validation check, semua pihak bisa melakukan pemeriksaan data secara otomatis dan menyeluruh. Platform seperti Solibri memungkinkan pemeriksaan ini dilakukan lewat browser, tanpa perlu bolak-balik antar software yang berbeda. Ini membantu menjaga integritas data dan membuat model lebih dapat diandalkan. Meningkatkan Kesuksesan Proyek dengan BIM BIM memungkinkan tim proyek mendeteksi dan memperbaiki masalah sejak masih dalam model digital—sebelum sampai ke tahap konstruksi yang lebih mahal dan rumit. Dan bukan hanya clash detection saja. Dengan pemeriksaan aksesibilitas, tim bisa membangun bangunan yang inklusif. Dengan clearance check, ruang bisa dirancang agar aman dan mudah dirawat. Dan dengan validasi data, semua proses BIM jadi lebih akurat dan terpercaya. Jika Anda ingin menjalankan semua pemeriksaan ini secara mudah dan otomatis, gunakan Solibri. Solibri menyediakan berbagai solusi untuk pemeriksaan kualitas BIM, seperti: Solibri CheckPoint untuk pemeriksaan dasar yang cepat dan mudah Solibri Office untuk pemeriksaan mendalam dengan aturan khusus (misalnya aksesibilitas, keselamatan kebakaran, dll) Solibri juga terintegrasi dengan Autodesk Construction Cloud, BIM 360, dan platform lainnya untuk memudahkan kolaborasi dan pelacakan masalah. Tertarik mencoba Solibri? Hubungi tim kami hari ini dan temukan bagaimana pemeriksaan aksesibilitas, clearance, dan validasi data bisa membantu Anda mencapai keberhasilan proyek dengan BIM. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan solibri indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi solibri.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Maksimalkan Manfaat Ruleset di Solibri Office
Model Checking di Solibri Office: Bukan Sekadar Clash Detection! Solibri memiliki modul pemeriksaan model otomatis yang sangat kuat. Ini dilakukan menggunakan perpustakaan rules (aturan). Bayangkan Rule sebagai “blok bangunan” untuk membuat pemeriksaan model. Setiap Rule memiliki filter dan parameter sendiri untuk memeriksa bagian spesifik dari sebuah model. Dengan menggabungkan berbagai Rule menjadi ruleset, Anda bisa membuat pemeriksaan model yang lebih kompleks dan canggih. Jadi, kemampuannya jauh lebih luas daripada hanya sekedar mendeteksi tabrakan antar komponen. Artikel ini akan memberikan gambaran umum tentang berbagai kemungkinan itu. Di artikel-artikel selanjutnya, kita akan membahas lebih dalam tentang cara mengatur rules dan contoh aplikasi nyatanya. Saat ini, ada lebih dari 50 jenis Rule berbeda, yang secara garis besar dibagi menjadi kategori berikut: 1. Rules untuk Pemeriksaan Geometri Rules ini membantu Anda: Menemukan benturan antar komponen (clash). Mendeteksi komponen yang duplikat. Memeriksa jarak antar komponen dan ruang bebas di sekitarnya. Contohnya, Anda bisa memeriksa jarak aman di atas kepala (headroom clearance) atau toleransi sambungan antar elemen. 2. Rules untuk Pemeriksaan Properti Data Rules ini digunakan untuk: Mengecek apakah semua informasi yang diperlukan sudah terisi di komponen yang benar. Memastikan data konsisten, tidak bertentangan, dan memiliki format yang tepat. Dengan rutin mengecek kualitas data menggunakan Rules, Anda bisa menjaga akurasi informasi proyek. Solibri juga mendukung standar IDS (Information Delivery Specification) dari BuildingSmart, sehingga Anda bisa mengimpor spesifikasi dari aplikasi eksternal. 3. Rules untuk Pemeriksaan Ruang Komponen Space (IfcSpace) berisi data tentang: Dimensi ruang, Fungsi ruang, Kapasitas penghuni, Dan sifat fisik bangunan. Jika model Anda memuat komponen Space, ruleset dapat digunakan untuk memeriksa apakah: Semua ruang yang diperlukan sudah ada, Setiap ruang sudah sesuai dengan kebutuhan proyek. 4. Rules untuk Aksesibilitas & Keselamatan Kebakaran Ada juga Rules khusus untuk aspek-aspek penting seperti: Aksesibilitas (misalnya, ukuran dan jarak bebas di sekitar pintu, jendela, dan tangga). Keselamatan kebakaran (misalnya, perhitungan panjang jalur evakuasi). 5. Dan Masih Banyak Lagi… Perpustakaan rules di Solibri bisa diperluas dengan menginstal ekstensi tambahan. Contohnya: Ada koleksi Rule khusus untuk koordinasi lubang dan penetrasi tahan api. Kalau Anda menguasai pemrograman Java, Anda bahkan bisa membuat Rule sendiri! Merasa kewalahan dengan banyaknya pilihan? Jangan khawatir! Setiap Rule punya halaman bantuan online yang menjelaskan fungsinya dan cara mengaturnya. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan solibri indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi solibri.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Strategi Konstruksi Digital McLaren: Kepatuhan Desain untuk Meminimalkan Risiko Konstruksi
Kami berbicara dengan Thomas Flannery, Kepala Digital Construction di McLaren Construction Group, tentang bagaimana mereka menggunakan Solibri untuk memastikan kepatuhan desain sebagai bagian dari strategi konstruksi digital, demi mengurangi risiko proyek sejak tahap desain awal. Sekilas Tentang McLaren Construction Group McLaren Construction Group adalah perusahaan konstruksi dan pengembang properti terkemuka di Inggris yang berdiri sejak tahun 2001. Bersaing dengan nama besar seperti Skanska, Multiplex, dan SRM, McLaren berhasil berkembang menjadi perusahaan bernilai miliaran pound berkat pendekatan inovatif, komitmen terhadap keberlanjutan, dan proses kerja yang gesit. Portofolio mereka mencakup berbagai proyek konstruksi — mulai dari bangunan komersial dan hunian, hingga pendidikan, kesehatan, dan pembangunan pusat data yang kompleks. Tantangan yang Dihadapi Sejak bergabung pada November 2022, Thomas Flannery memimpin strategi baru dalam konstruksi digital. Ia mengidentifikasi masalah seperti keterlambatan proses awal pembangunan (“spades in the ground”) yang disebabkan oleh ketidaksesuaian data dan metode desain dari berbagai platform. “Semakin cepat kita bisa mulai membangun di lapangan, semakin baik. Klien pun menginginkan kepastian bahwa proyek bisa selesai tepat waktu dan sesuai anggaran.” Masalah muncul ketika berbagai konsultan eksternal menggunakan pendekatan desain yang berbeda-beda. Akibatnya, data tidak konsisten dan sulit untuk dibandingkan antara satu proyek dengan yang lainnya — bahkan dalam sektor dan wilayah yang sama. Solusi: Mengutamakan Kepatuhan Desain Langkah pertama adalah standarisasi format file. McLaren menetapkan IFC (Industry Foundation Classes) sebagai format utama, karena stabil dan mendukung konsistensi data lintas proyek dan rantai pasokan. Setelah itu, mereka memilih Solibri sebagai alat utama untuk memastikan kepatuhan desain, terutama karena Solibri memang berbasis IFC dan memiliki fitur yang lebih lengkap dibanding platform deteksi tabrakan (clash detection) lainnya. “Dengan Solibri, kami tidak hanya melihat tabrakan desain, tapi juga memastikan kepatuhan terhadap peraturan sejak awal, sehingga mengurangi risiko dan potensi rework yang mahal.” Implementasi Strategi 1. Pemilihan Solibri yang Strategis Solibri dipilih karena kemampuannya memeriksa model dengan detail tinggi, serta cocok dengan filosofi IFC-first yang diusung McLaren. 2. Pembuatan Kerangka Kerja Kepatuhan Dengan dukungan konsultan onboarding, Evolve, McLaren membuat template kepatuhan dan klasifikasi khusus di Solibri, disesuaikan dengan standar industri dan regulasi. 3. Pelatihan Tim Tim Digital Construction dari berbagai wilayah McLaren dilatih secara intensif dalam penggunaan Solibri untuk review desain yang lebih menyeluruh. 4. Integrasi dengan Sistem Eksisting Karena Solibri mendukung format IFC, integrasinya dengan tools lain seperti Dalux berjalan lancar. “Kami tidak hanya mencari tabrakan model, tapi juga menggunakan ruleset Solibri untuk memastikan kepatuhan desain — ini adalah nilai tambah besar yang kami banggakan.” Hasil yang Dicapai ✅ Kepatuhan Desain yang Ketat Dengan ruleset Solibri, McLaren bisa melakukan pemeriksaan desain mendalam, seperti fire stopping, instalasi mekanikal dan elektrikal, dan elemen penting lainnya — semua sejak tahap desain awal. ✅ Konsistensi Antar Proyek Dengan mewajibkan penggunaan Solibri, proses kepatuhan jadi lebih seragam di seluruh proyek, dan meningkatkan kualitas keseluruhan. ✅ Akurasi Data yang Tinggi Solibri membantu memastikan data desain yang akurat dan bisa diandalkan — sangat penting untuk sektor seperti pusat data dan gedung komersial. ✅ Efisiensi & Hemat Biaya Solibri mempercepat proses verifikasi desain, mengurangi pekerjaan manual, dan mencegah revisi desain mahal saat konstruksi berjalan. ✅ Template Berbasis Pengalaman McLaren terus mengembangkan dan menyimpan template dari proyek-proyek sebelumnya untuk mempercepat proses pada proyek berikutnya. Solibri di Tahap Tender & Awal Proyek McLaren kini mulai menggunakan Solibri sejak tahap penawaran (tender) untuk proyek besar dan berisiko tinggi. Hal ini memberikan kesan profesional di mata klien, karena mereka tahu kualitas pengecekan desain yang dilakukan tinggi dan berbasis IFC. “Solibri adalah titik awal setiap proyek. Begitu proyek dimulai, kami langsung konfigurasi Solibri sesuai kebutuhan proyek dan pastikan tim pakai IFC sebagai format koordinasi utama.” Kesimpulan Pendekatan digital yang konsisten dari McLaren memungkinkan mereka meningkatkan komunikasi berbasis data, transparansi, serta mengurangi risiko proyek dan membantu pengambilan keputusan yang lebih tepat. Dengan mengutamakan desain yang patuh sejak awal, McLaren berhasil menghemat waktu, mengurangi biaya, dan memastikan proyek berjalan lebih lancar — semuanya berkat penggunaan Solibri sebagai bagian utama dari strategi digital mereka. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan solibri indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi solibri.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Pendekatan Revolusioner dalam Fire Stopping untuk Penetrasi Servis Bersama Laing O’Rourke dan BDP
Solibri memperkenalkan pemeriksaan keselamatan kebakaran terbaru yang dikembangkan bersama Laing O’Rourke dan BDP. Inovasi ini memungkinkan para profesional industri untuk dengan mudah mengidentifikasi penetrasi servis guna memastikan perlindungan kebakaran pada konstruksi tetap terjaga. Apa Itu Fire Stopping pada Penetrasi Servis? Fire stopping pada penetrasi servis adalah proses pemasangan material tahan api di sekitar pipa, saluran udara, kabel, atau elemen lainnya yang melewati dinding dan lantai tahan api. Tujuannya adalah untuk mencegah penyebaran api dan asap, membatasi panas mencapai komponen penting, serta menjaga stabilitas struktur bangunan saat terjadi kebakaran. Oleh karena itu, memastikan desain fire stopping dilakukan dengan benar sangatlah penting. Saat ini, proses pengecekan penetrasi servis masih dilakukan secara manual, yang berarti semakin banyak penetrasi yang harus diperiksa, semakin lama waktu yang dibutuhkan, serta semakin tinggi risiko kesalahan manusia. Untuk mengatasi tantangan ini, Solibri menghadirkan Fire Stopping of Service Penetrations Checks Extension, sebuah fitur yang dirancang untuk secara efisien mengidentifikasi penetrasi yang melanggar dinding dan lantai kompartemen kebakaran. Manfaat Fire Stopping of Service Penetrations Checks Ekstensi ini memungkinkan pemeriksaan detail terhadap material fire stopping yang digunakan pada setiap penetrasi servis. Dengan demikian, fitur ini membantu menjaga peringkat tahan api dari dinding dan lantai kompartemen. Pemeriksaan ini dikembangkan bersama Laing O’Rourke dan BDP selama proyek desain dan konstruksi Stadion Baru Everton FC. Solusi ini membantu para profesional industri untuk: ✅ Menghemat waktu dari proses pengecekan manual. ✅ Mengurangi risiko kesalahan manusia yang dapat berakibat fatal. ✅ Meningkatkan transparansi informasi dan akuntabilitas dalam proyek. Dengan adanya sistem validasi fire stopping yang lebih efisien, manfaatnya akan dirasakan oleh semua pemangku kepentingan proyek: Pemilik Bangunan dapat memastikan bahwa konstruksi telah memenuhi standar keselamatan kebakaran yang diperlukan, serta memiliki dokumentasi yang diperbarui jika terjadi perubahan atau modifikasi di masa depan. Kontraktor dapat menyediakan dokumen yang membuktikan bahwa desain keselamatan kebakaran telah dirancang dengan benar dan dapat digunakan untuk memverifikasi pemasangan oleh subkontraktor sesuai spesifikasi produsen. Penghuni Bangunan akan memiliki kepastian bahwa langkah-langkah keselamatan kebakaran telah dirancang dan dipasang dengan benar. Studi Kasus: Stadion Baru Everton FC Sebagai bagian dari inisiatif besar dalam meningkatkan keselamatan kebakaran di industri konstruksi, Laing O’Rourke, BDP, dan Solibri bekerja sama dalam proyek Stadion Baru Everton FC untuk menciptakan solusi baru dalam desain fire stopping. Dengan fitur baru ini, Laing O’Rourke berhasil memvalidasi lebih dari 15.000 segel penetrasi secara otomatis. Hasilnya, mereka dapat memberikan jaminan keselamatan kepada klien tanpa perlu menambah tenaga kerja atau melakukan analisis teknis yang mahal untuk setiap detail unik. Menurut Laing O’Rourke, solusi ini jauh lebih baik dibandingkan metode sebelumnya. Jika dalam proyek terdahulu hanya sekitar 10% segel penetrasi yang bisa divalidasi, maka pada proyek Stadion Baru Everton FC, 100% segel telah diverifikasi. Estefania Alves, Lead Digital Engineer di Laing O’Rourke, menyatakan: “Dengan terus memvalidasi dan memastikan kepatuhan terhadap spesifikasi produsen, perangkat lunak Solibri memungkinkan kami untuk mengecek dan mengonfirmasi kepatuhan desain langsung dalam model BIM. Kami terus mengumpulkan informasi ini untuk menciptakan ‘golden thread’ yang berisi keputusan desain, persyaratan kinerja, dan validasi untuk setiap penetrasi yang disegel.” Mulai Gunakan Fire Stopping of Service Penetrations Checks Sekarang! Pemeriksaan baru ini tersedia secara gratis untuk pelanggan Solibri Office dengan perjanjian pemeliharaan aktif, mulai dari versi 9.13.2 ke atas. Fitur ini termasuk dalam BIM Coordination + Extension. Untuk informasi lebih lanjut tentang cara menginstal dan menggunakan fitur pemeriksaan fire stopping ini, silakan baca panduan lengkapnya di situs resmi Solibri. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan solibri indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi solibri.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Jaminan Kualitas BIM (BIM Quality Assurance)
Apa Itu Jaminan Kualitas BIM? Jaminan Kualitas (Quality Assurance) dalam BIM adalah proses yang membantu perusahaan menghemat waktu dan biaya dengan memastikan bahwa model BIM dibuat dengan standar kualitas yang tinggi. Solibri adalah salah satu perangkat lunak yang dapat membantu tim konstruksi dalam mengelola kualitas proyek dengan lebih efisien. Pentingnya Jaminan Kualitas dalam Konstruksi Dalam industri konstruksi, kualitas adalah faktor utama yang harus dijaga untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana. Menerapkan sistem manajemen kualitas yang baik membantu perusahaan meningkatkan daya saingnya di pasar. Pengelolaan kualitas ini mencakup semua tahap proyek, mulai dari perencanaan hingga pembongkaran bangunan. Namun, tantangan terbesar biasanya terjadi dalam tahap pelaksanaan, karena membutuhkan sumber daya dan waktu yang lebih banyak. Kesalahan dalam tahap pelaksanaan sering kali lebih umum terjadi dibandingkan kesalahan dalam tahap perencanaan. Misalnya, kesalahan dalam pemasangan rangka atau panjang tulangan yang kurang dapat menyebabkan kecelakaan, peningkatan biaya, dan keterlambatan proyek. Standar ISO dalam Jaminan Kualitas Kualitas dalam proyek konstruksi tidak hanya mencakup material dan peralatan yang digunakan, tetapi juga pendekatan manajemen yang diterapkan. Standar ISO 19650 adalah salah satu standar internasional yang digunakan dalam pengelolaan BIM untuk memastikan semua proses sesuai dengan regulasi dan kebutuhan proyek. Mengapa Jaminan Kualitas Dibutuhkan dalam Proyek BIM? Dalam proses pembuatan model BIM, kesalahan bisa saja terjadi di setiap tahap. Oleh karena itu, Quality Assurance (QA) sangat diperlukan untuk: Menemukan dan menghilangkan kesalahan dalam model BIM. Memastikan model BIM dibuat sesuai standar. Memastikan model memiliki elemen geometris yang cukup dan fungsionalitas yang benar. Memastikan model BIM memenuhi persyaratan proyek. BIM Sebagai Alat untuk Manajemen Kualitas BIM tidak hanya sebuah teknologi, tetapi juga perubahan proses kerja. Dengan BIM, semua pemangku kepentingan dalam proyek dapat berbagi informasi dan berkolaborasi secara real-time. BIM juga memungkinkan pengelolaan berbagai dimensi proyek: 3D – Representasi visual proyek. 4D – Analisis waktu dan durasi proyek. 5D – Estimasi biaya proyek. 6D – Penilaian keberlanjutan proyek. 7D – Pengelolaan fase operasional bangunan. Standar Global dan Nasional dalam Jaminan Kualitas BIM Setiap negara memiliki regulasi tersendiri terkait BIM, namun standar internasional seperti ISO 19650 sering dijadikan acuan dalam banyak proyek. Standar ini membantu memastikan bahwa proyek konstruksi dijalankan dengan efisien, aman, dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Manfaat Jaminan Kualitas BIM bagi Bisnis Menerapkan BIM dengan kualitas tinggi dapat mengurangi biaya proyek secara signifikan. Jika sebuah proyek dirancang dengan baik sejak awal, maka akan lebih mudah dan murah untuk direalisasikan di lapangan. BIM juga memungkinkan perhitungan bahan bangunan dengan lebih akurat sehingga pengadaan material dapat dilakukan lebih efisien dan hemat biaya. Bagaimana Cara Melakukan Jaminan Kualitas BIM? Proses Quality Assurance dalam BIM melibatkan berbagai tahapan pengecekan untuk memastikan model BIM memenuhi standar proyek. Beberapa langkah penting dalam proses ini meliputi: Pengecekan Umum: Memeriksa model secara visual. Memastikan titik referensi (origin point) sudah benar. Penamaan proyek, bangunan, dan lantai sesuai standar. Mapping kelas IFC untuk semua objek dalam model. Pengecekan Ruang: Memeriksa luas ruang sesuai dengan rencana. Memastikan nomor dan nama ruang sesuai dengan program desain. Pengecekan Desain: Memastikan dimensi arsitektur sesuai dengan struktur. Memeriksa material dan spesifikasi objek. Pengecekan MEP (Mekanikal, Elektrikal, dan Plumbing): Memastikan koordinasi MEP dengan arsitektur dan struktur. Memeriksa tabrakan antar elemen MEP. Pengecekan Konstruksi: Memeriksa tabrakan antar elemen struktur. Menghapus elemen yang tidak diperlukan dalam model. Menggunakan Solibri untuk Jaminan Kualitas BIM Solibri adalah perangkat lunak yang dapat membantu dalam proses Quality Assurance dengan fitur-fitur seperti: Validasi data model BIM. Pendeteksian kesalahan dan bentrokan antar elemen desain. Ekstraksi informasi dan perhitungan volume material. Kesimpulan Jaminan Kualitas dalam BIM sangat penting untuk memastikan proyek konstruksi berjalan dengan lancar dan sesuai dengan standar yang berlaku. Dengan menggunakan alat seperti Solibri, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi proyek, menghemat biaya, serta mengurangi kesalahan dalam proses desain dan konstruksi. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan solibri indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi solibri.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Kualitas BIM – Fondasi Sukses Konstruksi Digital
Apa yang dapat menjadikan digital twin menjadi kenyataan bagi pemilik bangunan? Apa yang dapat membantu kontraktor dalam mengurangi risiko dan meningkatkan produktivitas? Apa yang memungkinkan desainer menghemat waktu dan fokus pada kompetensi inti mereka? Jawabannya adalah Building Information Modeling (BIM), jika dilakukan dengan benar. Artikel ini, yang ditulis oleh Aarni Heiskanen, membahas tentang kualitas BIM, mengapa itu penting, dan bagaimana cara mencapainya. Kualitas BIM sebagai Fondasi Sukses Konstruksi Digital Bayangkan seorang kontraktor di lokasi proyek yang menyadari bahwa sebuah lubang di dinding beton pracetak hilang atau tidak berada di tempat yang seharusnya. Kontraktor tersebut bertanya-tanya bagaimana hal ini bisa terjadi padahal para desainer menggunakan BIM, yang seharusnya menghindari kesalahan seperti ini. Solusinya adalah membawa pemotong berlian untuk memotong lubang baru, berharap mereka tidak menemui besi tulangan selama proses pemotongan. Ini hanyalah salah satu dari banyak skenario yang menunjukkan pentingnya kualitas BIM. Jika kualitas model yang dibuat oleh arsitek dan desainer struktural serta MEP dikelola dengan baik, masalah seperti ini tidak akan terjadi. Mengapa Kualitas BIM Itu Penting? Manajemen informasi berbasis model dalam desain konstruksi telah menjadi hal biasa di negara-negara industri. Survei Nasional BIM 2020 di Inggris menunjukkan bahwa 73% perusahaan yang disurvei menggunakan BIM, sebuah peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan hanya 13% pada tahun 2011. Perusahaan-perusahaan mengatakan bahwa BIM membantu mereka mengelola proyek dengan lebih baik dan meningkatkan produktivitas. Pendorong utama lainnya adalah ketika klien meminta penggunaan BIM. Konstruksi adalah industri yang sangat terhubung. Setiap penyimpangan dari kualitas data BIM yang dibutuhkan akan memberikan dampak besar di seluruh rantai nilai. Berikut adalah contoh masalah yang dapat muncul akibat kualitas BIM yang buruk: Struktur yang saling bertumpuk dalam model menyebabkan hasil kuantitas yang salah dalam perhitungan oleh surveyor. Otoritas bangunan tidak dapat menggunakan alat pemeriksaan model otomatis, seperti Solibri, karena model tersebut mengandung kesalahan. Informasi objek dalam model tidak mengikuti pedoman yang disepakati, yang menyebabkan pekerjaan manual atau perombakan oleh penerima model. Model yang tidak terkoordinasi menghasilkan tabrakan saat instalasi MEP di lokasi kerja. Keuntungan utama dari BIM adalah bahwa informasi tersebut tersedia sepanjang umur aset. Pelaporan ESG, persyaratan taksonomi UE, dan target emisi CO2 nasional semua membutuhkan data tentang bahan dan konsumsi energi sebuah bangunan. Data semacam ini paling baik diperoleh dari BIM yang mencakup informasi produk yang diperlukan: apa produk tersebut, dari mana asalnya, seberapa banyak karbon yang terikat di dalamnya, dan sebagainya. Hanya model yang dikelola dengan kualitas yang bisa menawarkan semua itu. Bisakah Kita Memiliki Model yang Bersertifikat Kualitas? Ville Kyytsönen, CEO Solibri, membayangkan masa depan di mana kualitas BIM menawarkan manfaat moneter langsung. “Kita bisa bersepakat dengan lembaga klasifikasi dan inspeksi tentang standar dan aturan yang harus dipenuhi oleh sebuah model. Jika sebuah model telah lulus inspeksi otomatis, model tersebut bisa mendapatkan stempel persetujuan yang, misalnya, dapat menurunkan premi asuransi.” Apa Itu Kualitas BIM? Kualitas BIM pada dasarnya berkaitan dengan memastikan kesesuaian dengan spesifikasi. Salah satu aspek krusial adalah penggunaan model tersebut. Misalnya, model arsitektur konseptual tidak dapat digunakan untuk izin bangunan. Klaim bahwa “BIM tidak berguna” biasanya terjadi karena mencoba menggunakan model untuk tujuan selain yang awalnya dimaksudkan. Persyaratan kualitas teknis meliputi: Kesesuaian dengan standar dan pedoman, seperti skema IFC Ketepatan teknis: data yang dipetakan ke objek dengan benar, tidak ada objek yang tumpang tindih, dll. Informasi yang cukup untuk memungkinkan pembacaan mesin: data produk, penilaian kebakaran, kode ruangan, penilaian energi jendela, dan sebagainya Pembatasan kritis, misalnya, sambungan ekspansi Koordinasi dengan disiplin desain lainnya Kesesuaian dengan aturan dan peraturan serta kode bangunan adalah dimensi kualitas lainnya. Tentu saja, hal ini harus sesuai, terlepas dari teknologi desain yang digunakan. Pertanyaan lainnya adalah apakah desain dapat dibangun dengan mudah. Idealnya, model desain adalah digital twin dari instalasi yang sebenarnya. Apa yang Menghalangi Terwujudnya Kualitas BIM? Alat pemodelan dan pemeriksaan saat ini memungkinkan pembuatan BIM berkualitas. Namun, beberapa klien dan kontraktor menyatakan bahwa model yang mereka terima biasanya tidak memenuhi standar, karena informasi yang ada di dalamnya tidak mengikuti pedoman dan standar yang disepakati. Pencipta model, terutama para desainer, secara alami memikul tanggung jawab akhir untuk merealisasikan kualitas BIM. Masalahnya adalah perjanjian desain tidak secara jelas menentukan tingkat BIM yang dibutuhkan oleh klien. Selain itu, mereka yang membeli layanan tidak ahli dalam masalah kualitas BIM dan tidak menganggarkan dana untuk pekerjaan desain yang lebih rinci. Bagi banyak orang, model yang terlihat baik secara visual sudah cukup. Klien mengalihkan manajemen model dan pelacakan masalah kepada koordinator BIM, yang menggabungkan dan memeriksa model, tetapi mereka tidak mengetahui semua kebutuhan dan persyaratan data. Beberapa klien mengatakan bahwa kebutuhan akan koordinator BIM mencerminkan kegagalan industri konstruksi dalam mengelola kualitas secara inheren. Cara Membuat Model yang Berkualitas Banyak masalah terkait kualitas BIM berasal dari tujuan dan persyaratan yang tidak jelas. Klien harus dengan jelas menyatakan dan mendokumentasikan kebutuhan dan persyaratan data mereka. Demikian juga, desainer, konsultan, kontraktor, dan pemangku kepentingan lainnya harus sepakat tentang kebutuhan informasi spesifik dan standar untuk sebuah BIM. Ketentuan umum adalah titik awal yang baik, tetapi biasanya memerlukan spesifikasi tambahan agar data dapat berguna. Aspek penting lainnya yang perlu disepakati adalah penggunaan model dan tingkat detail pada setiap tahap proyek. Faktor ketiga yang sangat penting adalah mengelola dan mengkoordinasikan kualitas model selama proses desain. Setiap desainer harus memahami peran mereka dalam keseluruhan proyek dan mempertimbangkan kebutuhan orang lain dalam jaringan nilai. Mereka harus membangun manajemen kualitas ke dalam alur kerja mereka untuk menghindari ratusan atau bahkan ribuan tabrakan yang akan terlihat pada model gabungan. Bisakah Kualitas BIM Menjadi Keunggulan Kompetitif? Dalam Survei Konstruksi Global KPMG 2021, peserta ditanya tentang teknologi apa yang memiliki potensi untuk memberikan pengembalian investasi terbesar. Tiga respons teratas adalah sistem manajemen informasi produksi terintegrasi, BIM, dan data dan analitik lanjutan. Dalam survei yang sama, kontraktor dan pemilik melaporkan bahwa teknologi adalah kemampuan kedua terpenting untuk menghadapi peristiwa yang mengganggu. Waktu meningkatnya biaya, ketidakpastian tentang ketersediaan material, dan kekurangan tenaga kerja semuanya menekankan kebutuhan akan informasi yang dikelola dengan baik dan proses yang terorganisir. Kemampuan terpenting yang disebutkan dalam survei KPMG adalah kepemimpinan perusahaan, yaitu para pengambil keputusan yang mendefinisikan strategi bisnis dan teknologi. Karena BIM adalah…
Benang Emas dalam Konstruksi di Inggris untuk BIM dan Keamanan Kebakaran
Solibri Membantu Industri Konstruksi di Inggris Merencanakan Keamanan Kebakaran Gedung dengan Lebih Baik Patuhi Golden Thread dalam konstruksi dengan cepat dan mudah menggunakan Solibri. Baca lebih lanjut dan hubungi kami! Setelah bencana Grenfell yang merenggut 72 nyawa, pemerintah Inggris memerintahkan ulasan independen tentang peraturan bangunan dan keselamatan kebakaran. Laporan akhir, yang ditulis oleh Dame Judith Hackitt, menyarankan beberapa perubahan dan praktik untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan aliran informasi antara para pemangku kepentingan di industri konstruksi. Ini dikenal sebagai golden thread informasi. Golden thread memberikan jejak audit yang dapat dilacak mengenai segala sesuatu yang dipasang di gedung, semua pihak yang terlibat dan bertanggung jawab, serta kepatuhan terhadap peraturan keselamatan. Apa Saja Sembilan Golden Rules tentang Keamanan Kebakaran dalam Bisnis Konstruksi di Inggris? Ada panduan praktik terbaik tentang keamanan kebakaran dan konstruksi di Inggris, yang lebih dikenal sebagai 9 Golden Rules. Panduan ini diterbitkan oleh lima organisasi nirlaba: Association for Specialist Fire Protection (ASFP) Building Engineering Services Association (BESA) Building Services Research and Information Association (BSRIA) FIS, yang mewakili sektor penyelesaian dan interior Gypsum Products Development Association (GPDA) Tujuan dari sembilan Golden Rules ini adalah untuk mendorong semua pemangku kepentingan dalam konstruksi agar mempertimbangkan desain firestopping lebih awal dalam proses untuk menghindari masalah pada tahap konstruksi berikutnya. Panduan ini mengarahkan proses konstruksi dan perspektif keamanan kebakarannya dari keterlibatan awal dengan produsen pada tahap desain awal, hingga instalasi dan pemeriksaan segel penetrasi, yang akan menghasilkan instalasi yang sesuai dengan standar. Sembilan Golden Rules tentang Keamanan Kebakaran Golden Rules: GOLDEN RULE 1: Pastikan keterlibatan awal dengan produsen dan pemasang firestopping yang spesialis. GOLDEN RULE 2: Tinjau dokumen dan rencana strategi kebakaran bersama dengan spesifikasi M&E. GOLDEN RULE 3: Identifikasi semua jenis layanan yang melewati lantai atau dinding kompartemen, termasuk produk isolasi. Tentukan ruang yang diperlukan untuk menginstal dan fire stop layanan tersebut. GOLDEN RULE 4: Ikuti proses desain untuk segel penetrasi. GOLDEN RULE 5: Pilih hanya produk firestopping yang bersertifikat pihak ketiga oleh organisasi yang terakreditasi UKAS. Produk firestopping harus bersertifikat atau memiliki tanda CE dan diuji sesuai standar yang relevan. GOLDEN RULE 6: Idealnya pilih satu produsen firestopping sepanjang proyek. Produk dari produsen yang berbeda tidak boleh dicampur dalam lubang yang sama, kecuali ada bukti uji yang jelas untuk mendukung penggunaannya. GOLDEN RULE 7: Minta salinan sertifikasi pihak ketiga dari produsen. Ini harus ditinjau oleh orang yang memenuhi syarat untuk memastikan sertifikasi dan ruang lingkup aplikasinya relevan dengan situasi tersebut. GOLDEN RULE 8: Pastikan pemasang segel penetrasi layanan firestopping memiliki sertifikasi pihak ketiga dari organisasi seperti FIRAS, LPCB, IFC, BM TRADA, dll. GOLDEN RULE 9: Terapkan rencana pemeriksaan terstruktur yang mencakup bukti fotografis saat pekerjaan berlangsung. Perlindungan Kebakaran Pasif & Aktif Perlindungan kebakaran gedung mencakup dua jenis sistem: sistem aktif dan pasif. Kedua jenis sistem ini bekerja bersama untuk membantu menghentikan dan menahan ancaman kebakaran. Perlindungan kebakaran pasif mencakup: Kompartemenisasi kebakaran: Pembagian bangunan menjadi subseksi kecil menggunakan bahan konstruksi tahan api. Tujuannya adalah untuk memperlambat dan menahan penyebaran api dan asap. Fire stopping: Menggunakan produk fire stopping untuk menutup lubang yang dibuat untuk layanan (ventilasi, pipa, kabel, dll.) Menggunakan elemen dengan rating api tinggi, misalnya pintu api, kaca api, dan pelapis api. Rute evakuasi. Perlindungan kebakaran aktif mencakup: Sistem seperti pemadam api dan alat pemadam api. Teknologi jaminan kualitas BIM seperti Solibri dapat digunakan untuk memeriksa apakah model BIM memenuhi persyaratan perlindungan kebakaran aktif dan pasif. Orang yang Bertanggung Jawab untuk Bangunan Berkewajiban Memasang dan Memelihara Golden Thread Industri konstruksi dihadapkan pada tekanan untuk memenuhi apa yang disarankan oleh laporan Hackitt. Pemegang kewajiban bertanggung jawab untuk membuat dan memelihara golden thread informasi bangunan terkait keselamatan kebakaran dan struktur. Menerapkan keselamatan kebakaran dalam bangunan adalah masalah yang kompleks karena melibatkan banyak pemangku kepentingan dan elemen. Menjamin transparansi dan akuntabilitas sepanjang proses ini sangat menantang. Biasanya, keselamatan kebakaran dialihdayakan kepada spesialis keselamatan kebakaran atau konsultan keselamatan kebakaran yang merencanakan dan mengimplementasikan, misalnya instalasi firestopping untuk kontraktor utama. Ini juga berarti bahwa bangunan yang dimaksud mungkin memerlukan pengerjaan ulang tambahan untuk memenuhi persyaratan kepatuhan kebakaran. Kebutuhan akan konsultan dan pengerjaan ulang sering menyebabkan peningkatan biaya. Selain itu, beberapa informasi mungkin hilang di antara berbagai pihak yang terlibat, sehingga seringkali tidak jelas siapa yang bertanggung jawab atas apa. Proses ini membutuhkan koordinasi yang sangat baik dan manajemen informasi yang transparan dan terstruktur. Selain itu, langkah-langkah keselamatan kebakaran dan informasi harus sudah direncanakan sejak tahap desain dan dimasukkan dalam golden thread dari sudut pandang peraturan. Bagaimana Mempersiapkan untuk Peraturan Golden Thread yang Akan Datang? Bangun budaya kualitas dan keselamatan bangunan dalam organisasi Anda sekarang juga. Budaya ini harus menekankan dan mempromosikan kepemilikan industri serta nilai data dalam pengambilan keputusan. Kenali dan pelajari kerangka Building Information Modeling (BIM) Inggris serta standar ISO yang relevan untuk belajar bagaimana mengelola informasi digital dengan baik. Hubungi Solibri, mitra terpercaya Anda dalam jaminan kualitas digital, untuk membantu merencanakan keselamatan kebakaran gedung Anda dengan lebih baik. Kami membantu Anda dan tim Anda memahami seberapa baik model digital Anda memenuhi persyaratan keselamatan kebakaran. Ikuti kami dan ikut serta dalam webinar kami tentang keselamatan kebakaran dan golden thread dalam konstruksi atau pelajari rekaman webinar sebelumnya. Bagaimana Solibri Dapat Membantu Anda Mematuhi Golden Thread di Inggris? Menggunakan Solibri, manajer dan spesialis yang terlibat dalam keselamatan kebakaran dapat memeriksa secara menyeluruh apakah persyaratan terkait perlindungan kebakaran sudah dipenuhi pada proses desain. Rancang dan bangun lebih cepat, lebih baik, dan lebih menguntungkan dengan menggunakan Solibri. HUBUNGI KAMI Jika Anda tertarik mulai menggunakan Solibri, anda dapat menghubungi tim Solibri Indonesia Anda sesegera mungkin!
Jaminan Kualitas BIM
Jaminan Kualitas BIM Pentingnya Jaminan Kualitas untuk perusahaan adalah manfaat untuk lebih memahami dan menjaga kualitas produk atau layanan yang diberikan perusahaan kepada pelanggan dan kliennya. Ini termasuk memastikan bahwa semua proses dikendalikan dan dipantau, tetapi juga mendokumentasikan proses baru dan yang sudah ada. Jaminan Kualitas tidak hanya fokus pada kualitas produk atau layanan, tetapi juga pada pencapaiannya. Jaminan Kualitas biasanya memiliki empat komponen utama: perencanaan kualitas, jaminan kualitas, pengendalian kualitas, dan perbaikan kualitas. Dalam artikel ini, kita akan fokus pada Jaminan Kualitas konstruksi dan bagaimana Building Information Modelling (BIM) yang ditawarkan oleh Solibri sangat penting. Manajemen Kualitas dalam Proses Konstruksi Belakangan ini, karena permintaan pelanggan dan kompetisi yang tinggi di pasar, ada tekanan pada perusahaan konstruksi untuk meningkatkan kualitas proyek mereka. Cara utama untuk mencapai tujuan ini dan mendapatkan keunggulan kompetitif di pasar adalah dengan mengadopsi sistem manajemen kualitas yang baik, di mana Solibri dapat berperan. Meskipun manajemen kualitas harus diterapkan pada semua fase proses pembangunan, dari desain konseptual hingga pembongkaran, tantangan utama bagi manajer proyek dan konstruksi adalah mengendalikan kualitas selama fase pelaksanaan, yang memerlukan lebih banyak sumber daya dan waktu. Ditemukan bahwa kegagalan yang terjadi pada fase pelaksanaan lebih sering terjadi dibandingkan dengan kesalahan pada proses konstruksi lainnya. Di sisi lain, elemen struktural adalah komponen paling mendasar dalam sebuah bangunan yang harus dikendalikan kualitasnya karena mereka langsung bertanggung jawab atas kekuatan dan keselamatan struktural. Kesalahan apapun dapat menyebabkan kecelakaan serius, biaya tambahan, atau penundaan. Dalam banyak proyek, elemen struktural juga terbukti memiliki cacat setelah pelaksanaan, meskipun itu terkait langsung dengan fase pelaksanaan, seperti posisi rangka yang salah relatif terhadap fondasi atau panjang batang penguat yang tidak memadai. Standar ISO sebagai Bagian dari Jaminan Kualitas Karena mungkin ada perbedaan dalam persepsi kualitas suatu objek, kualitas harus didefinisikan dengan jelas. Standar ISO mendefinisikan kualitas sebagai “derajat di mana serangkaian karakteristik yang melekat pada objek memenuhi persyaratan.” Kualitas dalam proyek konstruksi tidak hanya mengacu pada kualitas produk dan peralatan yang digunakan dalam membangun bangunan atau fasilitas, tetapi juga pada pendekatan manajerial yang diterapkan. Biaya konstruksi dan waktu pengiriman juga merupakan karakteristik kualitas yang penting. Kualitas proyek konstruksi dikelola melalui Jaminan Kualitas (QA) dan pengendalian kualitas (QC). Kami akan membahas lebih lanjut tentang standar ISO di artikel ini. Mengapa Jaminan Kualitas Diperlukan dalam Proyek BIM? Proses pembuatan model BIM 3D melibatkan beberapa langkah. Pada setiap tahap, kemungkinan besar akan muncul kesalahan yang tidak disengaja. Kesalahan ini dapat mempengaruhi akurasi model akhir. Itulah mengapa kita perlu melakukan proses Jaminan Kualitas. Proses ini memastikan bahwa Anda mendapatkan model BIM berkualitas tinggi. Dengan melakukan proses Jaminan Kualitas, seseorang dapat: Menemukan dan menghilangkan kesalahan serta masalah tabrakan dalam proses pemodelan Menjamin bahwa standar diikuti saat membuat model BIM Memastikan ada elemen geometri yang cukup, posisi yang benar, dan fungsionalitas Menjamin bahwa model BIM memenuhi persyaratan Jaminan Kualitas dapat dilihat sebagai alat atau proses pencegahan, yang terdiri dari langkah-langkah yang diambil untuk meningkatkan kemungkinan mendapatkan produk dan proses manajemen yang berkualitas baik. Jaminan Kualitas bertujuan untuk memastikan bahwa ruang lingkup proyek, biaya, dan fungsi waktu sepenuhnya terintegrasi. Pengendalian kualitas sebagai bagian dari Jaminan Kualitas adalah bagian dari proses yang mengakui kesalahan manusia dan mengambil langkah-langkah untuk memastikan bahwa variasi dari standar yang terjadi dapat dihilangkan. Pengendalian kualitas adalah implementasi spesifik dari program Jaminan Kualitas dan aktivitas terkait. Pengendalian kualitas yang efektif mengurangi kemungkinan perubahan dan kesalahan, yang menghasilkan lebih sedikit konflik dan sengketa, serta mengurangi pemborosan sumber daya proyek seperti uang dan waktu. BIM sebagai Alat untuk Manajemen Kualitas Teknologi informasi telah mendapatkan banyak perhatian sebagai pendorong utama perubahan di industri arsitektur, teknik, dan konstruksi (AEC). Perkembangan teknologi memberikan banyak peluang bagi industri AEC, seperti Building Information Modelling (BIM). Model informasi bangunan berfungsi sebagai repositori data pusat yang dapat menyimpan informasi tentang fasilitas dan saat ini dianggap sebagai alat penting dalam mengelola siklus hidup proyek konstruksi dari desain awal hingga pemeliharaan. BIM bukan hanya perubahan teknologi, tetapi juga perubahan proses. Pendekatan BIM memungkinkan tim proyek dan pemangku kepentingan untuk berbagi informasi dan selalu sadar serta berkooperasi secara real-time di sekitar proyek. BIM adalah representasi digital multidimensi dari karakteristik fisik dan fungsional sebuah proyek. Setiap kali jenis informasi tertentu ditambahkan ke model, dimensi yang berbeda ditetapkan. Tiga dimensi umumnya cukup untuk tujuan geometri, tetapi modalitas dan kuantitas deskriptif baru, seperti waktu atau biaya, menetapkan jenis informasi yang berbeda. Tujuh Dimensi Dasar BIM Menurut dasar-dasar BIM, ada tujuh “dimensi” yang diakui. 3D (rendering tiga dimensi dari artefak), 4D (analisis waktu dan durasi), 5D (biaya), 6D (penilaian keberlanjutan), dan 7D (fase manajemen). Metodologi BIM dapat mengelola semua data pengendalian kualitas dan hubungan kompleks antara mereka. Hal ini mengarah pada perbaikan dalam manajemen kualitas konstruksi secara keseluruhan. Standar dan Regulasi Global serta Nasional dalam Jaminan Kualitas BIM Manajemen kualitas dan perbaikan kualitas yang terus-menerus telah lama menjadi faktor penting dalam industri konstruksi. Tidak hanya untuk memenuhi hukum dan standar internasional dan lokal, tetapi juga untuk memastikan kesehatan dan kesejahteraan pekerja industri konstruksi dan orang-orang yang menggunakan bangunan, serta membuat pembangunan bangunan lebih hemat biaya dan berkelanjutan. Beberapa standar internasional seperti ISO memiliki persyaratan kualitas spesifik untuk proyek bangunan. Mereka juga memiliki kriteria yang lebih terperinci dan lebih sering diperbarui untuk proyek BIM. Standar ISO 19650 banyak digunakan di Eropa, terutama di Inggris, karena standar ini didasarkan pada standar lama Inggris BS 1192. Standar ISO 19650 mencakup semua bagian proyek bangunan, dari desain hingga pembongkaran. Itu juga memiliki bagian khusus tentang informasi bangunan. Standar ISO terkait BIM lainnya adalah ISO 12006 (kerangka untuk klasifikasi) dan ISO 16739 (Industry Foundation Classes atau, singkatnya, IFC untuk berbagi data). Manfaat Bisnis dari Jaminan Kualitas BIM Dari sudut pandang pemilik bangunan dan kontraktor utama, kualitas yang lebih baik berarti mengurangi biaya. Penghematan mulai terjadi sejak di meja arsitek atau desainer spesialis. Jika proyek bangunan dirancang dengan standar kualitas yang tinggi, berarti desain aktual atau dalam proyek BIM model BIM memiliki lebih sedikit atau bahkan tidak ada kesalahan yang tidak bisa diperbaiki dengan mudah pada fase konstruksi. Semakin baik kualitas desain, semakin mudah dan lebih hemat biaya untuk…
Golden thread dalam konstruksi di Inggris untuk BIM dan Keamanan Kebakaran
Solibri membantu industri konstruksi di Inggris untuk merencanakan keselamatan kebakaran bangunan dengan lebih baik. Patuhi Golden Thread dalam konstruksi dengan cepat dan mudah menggunakan Solibri. Baca lebih lanjut dan hubungi kami! Artikel Keselamatan Kebakaran 2, 2022 07 11 074026 rfhc Setelah bencana Grenfell yang merenggut 72 nyawa, pemerintah Inggris mengadakan tinjauan independen terhadap peraturan bangunan dan keselamatan kebakaran. Laporan akhir yang ditulis oleh Dame Judith Hackitt menyarankan beberapa perubahan dan praktik untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan aliran informasi antara para pemangku kepentingan di industri konstruksi. Hal ini dikenal sebagai Golden Thread of Information. Golden Thread memberikan jejak audit yang dapat dilacak terkait dengan segala sesuatu yang dipasang di bangunan, semua pihak yang terlibat dan bertanggung jawab, serta kepatuhan terhadap peraturan keselamatan. Apa saja sembilan Aturan Emas terkait keselamatan kebakaran dalam bisnis konstruksi di Inggris? Ada panduan praktik yang baik terkait keselamatan kebakaran dan konstruksi di Inggris, yang lebih dikenal sebagai 9 Aturan Emas. Panduan ini diterbitkan oleh lima organisasi nirlaba: Asosiasi Proteksi Kebakaran Spesialis (ASFP), Asosiasi Layanan Teknik Bangunan (BESA), Asosiasi Penelitian dan Informasi Layanan Bangunan (BSRIA), FIS yang mewakili sektor penyelesaian dan interior, dan Asosiasi Pengembangan Produk Gypsum (GPDA). Tujuan dari sembilan Aturan Emas ini adalah untuk mendorong semua pemangku kepentingan dalam konstruksi untuk mempertimbangkan desain firestopping lebih awal dalam proses untuk menghindari masalah di tahap konstruksi berikutnya. Panduan ini memimpin proses konstruksi dan perspektif keselamatan kebakaran mulai dari keterlibatan awal dengan produsen pada tahap desain awal, hingga instalasi dan inspeksi segel penetrasi yang akan menghasilkan instalasi yang memenuhi standar. Sembilan Aturan Emas Terkait Keselamatan Kebakaran Aturan Emas 1: Pastikan keterlibatan awal dengan produsen firestopping dan pemasang spesialis. Aturan Emas 2: Tinjau dokumen strategi kebakaran dan rencana strategi kebakaran bersama dengan spesifikasi M&E (Mekanikal dan Elektrikal). Aturan Emas 3: Identifikasi semua jenis layanan yang melewati lantai atau dinding kompartemen, termasuk produk isolasi. Tentukan ruang yang dibutuhkan untuk memasang dan menahan kebakaran pada layanan tersebut. Aturan Emas 4: Ikuti proses desain untuk segel penetrasi. Aturan Emas 5: Hanya pilih produk firestopping yang bersertifikat pihak ketiga oleh organisasi yang terakreditasi UKAS. Produk firestopping harus bersertifikat atau bermerek CE dan diuji menggunakan standar yang relevan. Aturan Emas 6: Sebaiknya pilih satu produsen firestopping untuk seluruh proyek. Produk dari produsen yang berbeda sebaiknya tidak dicampur dalam lubang yang sama, kecuali ada bukti pengujian yang jelas yang mendukung penggunaan produk tersebut. Aturan Emas 7: Minta salinan sertifikasi pihak ketiga dari produsen. Sertifikasi ini harus ditinjau oleh orang yang memenuhi syarat untuk memastikan relevansi sertifikasi dan bidang aplikasi sesuai dengan situasi. Aturan Emas 8: Pastikan pemasang segel penetrasi untuk semua layanan memiliki sertifikasi pihak ketiga dari organisasi seperti FIRAS, LPCB, IFC, BM TRADA, dll. Aturan Emas 9: Terapkan rencana inspeksi yang terstruktur yang mencakup bukti fotografis saat pekerjaan berlangsung. Perlindungan Kebakaran Pasif & Aktif Ada dua jenis sistem perlindungan kebakaran yang perlu dimiliki setiap bangunan untuk memaksimalkan perlindungannya: sistem aktif dan pasif. Kedua sistem ini bekerja bersama untuk membantu menghentikan dan membatasi ancaman kebakaran. Perlindungan kebakaran pasif meliputi: Kompartemen Kebakaran: Pembagian bangunan menjadi subseksi yang lebih kecil dengan bahan konstruksi tahan api. Tujuannya adalah memperlambat dan membatasi penyebaran api dan asap. Firestopping: Menggunakan produk firestopping untuk menutup lubang yang dibuat untuk layanan (ventilasi, pipa, kabel, dll). Menggunakan elemen dengan rating kebakaran tinggi, seperti pintu kebakaran, kaca kebakaran, dan pelapis api. Rute Evakuasi Perlindungan kebakaran aktif meliputi: Hal-hal seperti sprinkler dan alat pemadam kebakaran. Teknologi jaminan kualitas BIM seperti Solibri dapat digunakan untuk memeriksa apakah model BIM memenuhi persyaratan perlindungan kebakaran aktif dan pasif. Orang yang bertanggung jawab atas sebuah bangunan wajib menerapkan dan memelihara Golden Thread Industri konstruksi menghadapi banyak tekanan untuk memenuhi apa yang disarankan dalam laporan Hackitt. Pemegang tugas bertanggung jawab untuk membuat dan memelihara Golden Thread informasi bangunan yang terkait dengan keselamatan kebakaran dan struktural. Menerapkan keselamatan kebakaran di bangunan adalah masalah yang kompleks karena melibatkan banyak pemangku kepentingan dan elemen. Memastikan transparansi dan akuntabilitas sepanjang proses ini sangat menuntut. Biasanya, keselamatan kebakaran dialihkan ke spesialis keselamatan kebakaran atau konsultan keselamatan kebakaran yang merencanakan dan melaksanakan, misalnya, pemasangan firestopping untuk kontraktor utama. Ini juga berarti bahwa bangunan yang dimaksud mungkin memerlukan pekerjaan ulang untuk memenuhi persyaratan kepatuhan kebakaran. Kebutuhan akan konsultan dan pekerjaan ulang sering kali menyebabkan biaya tambahan. Selain itu, beberapa informasi mungkin hilang di antara pihak-pihak yang terlibat, dan sering kali tidak jelas siapa yang bertanggung jawab atas apa. Proses ini membutuhkan banyak koordinasi dan manajemen informasi yang transparan dan terstruktur. Selain itu, langkah-langkah keselamatan kebakaran dan informasi terkait perlu sudah direncanakan pada tahap desain dan dimasukkan dalam Golden Thread dari sudut pandang regulasi, serta memerlukan informasi keselamatan kebakaran yang lengkap sebagai bagian dari Golden Thread. Bagaimana mempersiapkan untuk peraturan Golden Thread yang akan datang? Bangun budaya kualitas dan keselamatan bangunan di organisasi Anda sekarang. Ini harus menekankan dan mempromosikan kepemilikan industri serta nilai data dalam pengambilan keputusan. Kenali dan pelajari Kerangka Kerja Building Information Modeling (BIM) Inggris dan standar ISO terkait untuk mempelajari cara mengelola informasi digital dengan tepat. Hubungi Solibri, mitra terpercaya Anda dalam jaminan kualitas digital, untuk membantu merencanakan keselamatan kebakaran bangunan Anda dengan lebih baik. Kami membantu Anda dan tim Anda memahami seberapa baik model digital Anda memenuhi persyaratan keselamatan kebakaran. Ikuti kami dan berpartisipasi dalam webinar tentang keselamatan kebakaran dan Golden Thread dalam konstruksi atau pelajari rekaman webinar sebelumnya. Bagaimana Solibri dapat membantu Anda mematuhi Golden Thread di Inggris? Dengan menggunakan Solibri, manajer dan spesialis yang terlibat dalam keselamatan kebakaran dapat memeriksa secara menyeluruh bahwa persyaratan perlindungan kebakaran sudah dipenuhi sejak proses desain. Desain dan bangun lebih cepat, lebih baik, dan lebih menguntungkan dengan Solibri. HUBUNGI KAMI Jika tertarik untuk mulai menggunakan Solibri, isi formulir dan hubungi Tim Sukses Pelanggan kami, dan mereka akan segera menghubungi Anda!